Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS hilangnya pendaki Syafiq Ali di Gunung Slamet sempat menyita perhatian publik dan menjadi pengingat tentang risiko pendakian di medan ekstrem. Upaya pencarian pendaki yang hilang di gunung kerap menjadi operasi yang kompleks, melibatkan banyak personel, pertimbangan cuaca, serta faktor keselamatan.
Dilansir dari Antara, ada beberapa upaya yang dilakukan pihak terkait yang terlihat dalam pencarian Syafiq Ali, pendaki muda yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet, Jawa Tengah. Berikut sejumlah fakta penting yang menggambarkan bagaimana proses pencarian dilakukan.
Pencarian dimulai setelah Syafiq dilaporkan tidak kembali saat mendaki Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kabupaten Pemalang. Ia mendaki bersama seorang rekannya, namun hanya satu orang yang lebih dulu berhasil ditemukan.
Basarnas Semarang mengerahkan sekitar 70 personel dan relawan terpilih. Jumlah ini merupakan hasil seleksi dari rencana awal yang lebih besar, dengan mempertimbangkan keselamatan dan kemampuan teknis di medan gunung.
Untuk memaksimalkan upaya, tim SAR dibagi menjadi empat kelompok pencari. Masing-masing bertugas menyisir sektor berbeda, mulai dari jalur pendakian, pos-pos istirahat, hingga area puncak dan batas vegetasi.
Gunung Slamet dikenal memiliki cuaca yang cepat berubah dan jalur yang panjang. Pada fase pencarian, faktor cuaca menjadi salah satu pertimbangan penting yang menentukan waktu dan pola pergerakan tim SAR.
Arah pencarian banyak mengacu pada keterangan rekan pendakian Syafiq Ali. Ia menyebutkan bahwa korban terakhir terlihat di sekitar aliran air di batas vegetasi sebelum mengalami kendala fisik.
Dalam kesaksiannya, rekan korban menyampaikan bahwa Syafiq Ali sempat mengalami kram, sehingga tidak mampu melanjutkan perjalanan. Kondisi ini diduga membuatnya tertinggal dan kehilangan arah di jalur pendakian.
Dalam salah satu fase pencarian, keluarga korban diizinkan ikut mendaki secara terbatas bersama tim SAR. Kehadiran keluarga menambah dimensi emosional dalam operasi penyelamatan tersebut.
Seperti prosedur SAR pada umumnya, pencarian dilakukan dalam rentang waktu tertentu dengan evaluasi berkala. Setiap langkah diambil dengan mengutamakan keselamatan tim pencari. (Z-10)
Banjir dan longsor di lereng Gunung Slamet dipicu hujan ekstrem, lereng curam, tanah latosol rentan erosi, serta perlunya penguatan hutan lindung.
WAKIL Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta lima kabupaten di sekitar Gunung Slamet bersatu membahas penguatan hutan lindung menyusul bencana banjir bandang akhir pekan lalu.
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
Jenazah Syafiq ditemukan tim SAR gabungan di jalur punggungan Gunung Malang, dekat area Batu Watu Langgar, yang merupakan wilayah sekitar Pos 9 jalur pendakian Gunung Slamet.
PROSES evakuasi jenazah pendaki Gunung Slamet Syafiq Ridhan Ali Razan, 18, akan dilanjutkan kembali hari ini setelah.
DUKA terlihat di rumah orangtua Syafiq Ridhan Ali Razan, 18, di Kelurahan Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah.
Sekda Provinsi Jateng turun langsung mengawal proses pencarian pendaki asal Colomadu, Karanganyar, Yazid Ahmad Firdaus (26), yang dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang lereng gung Lawu.
YASID Ahmad Firdaus, pendaki warga Colomadu, hilang sejak Minggu (18/1/2026) saat mendaki Bukit Mongkrang, Tawangmangu, Karanganyar.
Pendaki asal Magelang Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang dilaporkan hilang sejak 17 hari lalu saat mendaki Gunung Slamet akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Penutupan operasi SAR gabungan karena kondisi cuaca buruk yakni intensitas hujan tinggi dan disertai badai serta tim tidak menemukan tanda-tanda jejak survivor.
Pendaki bernama Syafiq Ridhan Ali Razan, 18, merupakan warga Secang, Kabupaten Magelang hilang di Gunung Slamet, Jawa Tengah, sejak Senin (29/12).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved