Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Hilang sejak Senin di Gunung Slamet, Syafiq Ridhan masih Dicari

Akhmad Safuan
02/1/2026 13:37
Hilang sejak Senin di Gunung Slamet, Syafiq Ridhan masih Dicari
TIM SAR gabungan masih terus mencari pendaki yang hilang di Gunung Slamet, Jawa Tengah, Syafiq Ridhan Ali, yang hilang sejak Senin (29/12).(Dok. Tim SAR gabungan.)

TIM SAR gabungan masih terus mencari pendaki yang hilang di Gunung Slamet, Jawa Tengah, yang hilang sejak Senin (29/12). Pendaki bernama Syafiq Ridhan Ali Razan, 18, merupakan warga Secang, Kabupaten Magelang.

 

Pada Jumat (2/1), pencarian Syafiq dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Badan SAR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri dan relawan.

 

Kronologi peristiwa pendaki hilang itu bermula dari pendakian pulang-pergi (tektok) yang ia lakukan bersama seorang rekannya, Himawan Choidar Bahran pada Sabtu (27/12). Keduanya melakukan registrasi pendakian di Basecamp Dipajaya, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, pukul 23.00 WIB.

 

Mereka memberi estimasi waktu turun pada Minggu (28/12) pukul 17.00 WIB. Saat tidak kunjung tiba kembali di basecamp hingga pukul 21.00 WIB, pengelola memberangkatkan 2 personel untuk mengecek Syafiq dan Himawan.

 

Pada Senin (29/12) pukul 09.00 WIB, tim pencari menemukan Himawan di sekitar pos 9 jalur Dipajaya dalam kondisi cedera kaki. "Menurut keterangan Himawan Choidar Bahran kepada petugas, Syafiq Ridhan Ali Razan memutuskan untuk mencoba mencari bantuan karena dirinya sudah tidak mampu melanjutkan perjalanan akibat cedera yang dialaminya," ujar Komandan Kodim 0711/Pemalang Letkol Inf. Muhammad Arif.

 

Tim SAR kemudian mengevakuasi Himawa, sementara 70 personel lainnya dikerahkan untuk mencari Syafiq. "Semoga segera ditemukan, kami terus melakukan pencarian hingga ke lokasi lebih jauh," imbuh Muhammad Arid.

 

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengatakan pencarian terhadap pendaki yang hilang masih akan diteruskan. Untuk mempercepat proses pencarian, tambahan peralatan dan perlengkapan telah dikerahkan. "Kami juga terus meminta bantuan informasi dari warga di lereng Gunung Slamet untuk segera melaporkan jika menemukan adanya tanda-tanda pendaki tersebut," ujar Anom Widiyantoro. (M-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bintang Krisanti
Berita Lainnya