Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Pendaki Yasid Hilang di Bukit Mongkrang, Bupati Rober Datang Langsung ke Posko

Widjajadi
20/1/2026 19:23
Pendaki Yasid Hilang di Bukit Mongkrang, Bupati Rober Datang Langsung ke Posko
Bupati Karanganyar Rober Christanto memberikan semangat pencarian Yasid Ahmad Firdaus yang tersesat di Bukit Mongkrang, dengan datang di Posko Pencarian.(MI/Widjajadi)

YASID Ahmad Firdaus, pendaki warga Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, hilang sejak Minggu (18/1/2026) saat mendaki Bukit Mongkrang, Tawangmangu, Karanganyar. Hingga Selasa petang (20/1/2026), tim gabungan SAR Karanganyar belum berhasil menemukannya.

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, memberikan semangat langsung kepada para relawan di Posko Mongkrang, Selasa (20/1/2026), sekaligus memantau perkembangan pencarian. Ia didampingi Kalakhar BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno.

Berbagai sumber daya, termasuk teknologi drone, dikerahkan untuk menyisir lokasi rawan. 

"Ya harapan kami, survivor dapat segera ditemukan dalam kondisi sehat walafiat. Ini jadi momentum bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi pengelolaan jalur pendakian di Tawangmangu," kata Rober.

Ia menegaskan evaluasi penting untuk memastikan pendaki, terutama pemula, mendapatkan panduan memadai agar tidak tersesat. Pemkab juga ingin menjamin keamanan wisatawan di objek pendakian lereng Gunung Lawu. “Evaluasi ini penting agar tidak ada kejadian serupa terulang. Pendaki pemula harus didampingi agar tetap selamat,” tambah bupati.

Drone Diskominfo Pemkab Karanganyar terus digunakan untuk memetakan lokasi rawan. Seluruh elemen, dari BPBD hingga pihak terkait, bergerak bersama melakukan mitigasi dan pencarian.

Ayah pendaki, Sapto Mulyono, menceritakan keberangkatan putranya, Yasid Ahmad Firdaus, atau Dauz. "Dauz pamit mendaki bersama rekan-rekannya sejak Sabtu malam dengan perlengkapan memadai," ujar Sapto.

Ia mulai khawatir saat mendapat kabar dari rekan Dauz bahwa putra ketiganya belum kembali hingga Minggu dini hari. Sebelumnya, Yasid dikenal sebagai pendaki berpengalaman.

"Anak itu sering trail run di jalur Mongkrang. Kondisi fisiknya fit karena rutin renang dan lari. Dia sudah lebih dari lima kali mendaki Mongkrang," imbuh Sapto.

Sapto berharap tim gabungan SAR dapat menemukan anaknya dalam keadaan selamat. Upaya melacak sinyal GPS ponsel Yazid pun sulit dilakukan. “Harapan kami sebagai orang tua tentu yang terbaik. Kami bersyukur atas bantuan ratusan relawan yang digerakkan untuk pencarian ini,” tutup Sapto. (WJ/I-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya