Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
YASID Ahmad Firdaus, pendaki warga Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, hilang sejak Minggu (18/1/2026) saat mendaki Bukit Mongkrang, Tawangmangu, Karanganyar. Hingga Selasa petang (20/1/2026), tim gabungan SAR Karanganyar belum berhasil menemukannya.
Bupati Karanganyar, Rober Christanto, memberikan semangat langsung kepada para relawan di Posko Mongkrang, Selasa (20/1/2026), sekaligus memantau perkembangan pencarian. Ia didampingi Kalakhar BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno.
Berbagai sumber daya, termasuk teknologi drone, dikerahkan untuk menyisir lokasi rawan.
"Ya harapan kami, survivor dapat segera ditemukan dalam kondisi sehat walafiat. Ini jadi momentum bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi pengelolaan jalur pendakian di Tawangmangu," kata Rober.
Ia menegaskan evaluasi penting untuk memastikan pendaki, terutama pemula, mendapatkan panduan memadai agar tidak tersesat. Pemkab juga ingin menjamin keamanan wisatawan di objek pendakian lereng Gunung Lawu. “Evaluasi ini penting agar tidak ada kejadian serupa terulang. Pendaki pemula harus didampingi agar tetap selamat,” tambah bupati.
Drone Diskominfo Pemkab Karanganyar terus digunakan untuk memetakan lokasi rawan. Seluruh elemen, dari BPBD hingga pihak terkait, bergerak bersama melakukan mitigasi dan pencarian.
Ayah pendaki, Sapto Mulyono, menceritakan keberangkatan putranya, Yasid Ahmad Firdaus, atau Dauz. "Dauz pamit mendaki bersama rekan-rekannya sejak Sabtu malam dengan perlengkapan memadai," ujar Sapto.
Ia mulai khawatir saat mendapat kabar dari rekan Dauz bahwa putra ketiganya belum kembali hingga Minggu dini hari. Sebelumnya, Yasid dikenal sebagai pendaki berpengalaman.
"Anak itu sering trail run di jalur Mongkrang. Kondisi fisiknya fit karena rutin renang dan lari. Dia sudah lebih dari lima kali mendaki Mongkrang," imbuh Sapto.
Sapto berharap tim gabungan SAR dapat menemukan anaknya dalam keadaan selamat. Upaya melacak sinyal GPS ponsel Yazid pun sulit dilakukan. “Harapan kami sebagai orang tua tentu yang terbaik. Kami bersyukur atas bantuan ratusan relawan yang digerakkan untuk pencarian ini,” tutup Sapto. (WJ/I-1)
Pendaki asal Magelang Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang dilaporkan hilang sejak 17 hari lalu saat mendaki Gunung Slamet akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Hilangnya pendaki Syafiq Ali di Gunung Slamet sempat menyita perhatian publik dan menjadi pengingat tentang risiko pendakian di medan ekstrem.
Penutupan operasi SAR gabungan karena kondisi cuaca buruk yakni intensitas hujan tinggi dan disertai badai serta tim tidak menemukan tanda-tanda jejak survivor.
Pendaki bernama Syafiq Ridhan Ali Razan, 18, merupakan warga Secang, Kabupaten Magelang hilang di Gunung Slamet, Jawa Tengah, sejak Senin (29/12).
Tujuh warga Italia hilang di Nepal setelah longsoran salju menerjang kawasan Dolma Khang di pegunungan Himalaya. Tiga pendaki lainnya telah dipastikan tewas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved