Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR melanda Kabupaten Pati, Jawa Tengah kian meluas hingga merendam 93 desa di 19 kecamatan dengan ketinggian 50-120 sentimeter. Sementara itu, ribuan rumah terendam, sebanyak 15.237 keluarga (48.193 jiwa) terdampak. Hal itu membuat gelombang pengungsian terus bertambah.
Pemantauan Media Indonesia, Rabu (14/1) hujan lebat masih mengguyur Kabupaten Pati sejak pagi. Kondisi ini mengakibatkan banjir yang melanda daerah di Pantura Jawa Tengah sejak Jumat (9/1), semakin meluas dan meninggi, sehingga merendam ribuanvrunah warga serta ratusan hektare sawah.
Berdasarkan data dari BPBD Pati hingga saat ini banjir telah meluas hibgga 93 desa di 19 kecamatan yakni Kecamatan Pati (14 Desa), Dukuhseti (10 Desa), Juwana (10 Desa), Jakenan (9 Desa), Gabus (7 Desa), Wedarijaksa (5 Desa), Margorejo (4 Desa), Cluwak (4 Desa), Margoyoso (3 Desa), Tayu (3 Desa), Tlogowungu (3 Desa), Tambakromo (3 Desa), Batangan (3 Desa), Gunungwungkal (3 Desa), Pucakwangi (3 Desa), Winong (2 Desa), Trangkil (2 Desa), Sukolilo (2 Desa) dan Gembong (1 Desa).
Akibat masih tingginya intensitas hujan dan sejumlah sungai meluap seperti Sungai Silugonggo, Sungai Juwana, dan Sungai Simo, juga topografi daerah ini menjadikan banjir sulit untuk surut, sehingga ribuan rumah warga terendam dan gelombang pengungsian di sejumlah titik meningkat mencapai ribuan jiwa.
"Hujan lebat masih mengguyur sehingga banjir semakin keluar dan meninggi, bersabar tim gabungan kita terus mengevakuasi warga karena rumah mereka terendam sekitar 80-120 sentimeter," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati Martinus Budi Prasetyo Rabu (14/1).
Akibat banjir ini, lanjut Martinus, jumlah rumah terendam banjir tejah mencapai ribuan unit dan ratusan hektare sawah terendam, sedangkan warga terdampak mencapai 15.237 keluarga (48.193 jiwa), sehingga bantuan selain bantuan logistik terus disalurkan tim gabungan juga membuat posko, tempat pengungsi dan dapur umum di puluhan titik.
Hasil pendataan sementara, ungkap Martinus Budi Prasetyo, di Kecamatan Pati, Desa Dengkek melaporkan ketinggian air mencapai 80 sentimeter selain merendam rumah warga juga sekolahan dan perkantoran lainnya, di Kecamatan Juwana dan Jakenan banjir hingga 90 sentimeter merendam sebanyak 467 rumah hingga sebagian warga mulai terisolasi.
Selain bencana banjir tang kyan melyascdan meninggi, menurut Martinus Budi Prasetyo, bencana tanah juga terjadi di Kecamatan Margorejo tanah amblas sepanjang 50 meter memutus jalan Desa Bumirejo dan di Desa Lumbungmas, Kecamatan Pucakwangi mengalami longsor dengan kedalaman 25 meter.
Tidak hanya itu, demikian Martinus Budi Prasetyo, bencana banjir ini juga merusak empat bendungan yakni Bendung Jrakah 1, Bendung Jrakah, Bendung Gintungan dan Bendung Gunuk, sendangkan di Kecamatan Trangkil tanggul Kali Gholan jebol mengakibat belasan hektare tambak ikan hanyut. (AS/E-4)
Berdasar catatan BPBD Pati, akibat banjir tersebut sebanyak 2.921 rumah warga terdampak dan 432 keluarga (1.060 jiwa) hingga saat ini masih mengungsi.
Hujan lebat mengguyur kawasan Gunung Muria sejak Selasa (27/1) mengakibatkan 50 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Pati kembali dilanda banjir dengan ketinggian 50-100 sentimeter.
Lahan persawahan di Jepara mengalami puso terparah yakni di Kecamatan Kalinyamatan seluas 742 hektare dan Kecamatan Pecangaan sektas 350 hektare.
Banjir di Kabupaten Kudus hingga Minggu (25/1) juga masih merendam 9 desa di 4 kecamatan antara lain Desa Karangrowo, Ngemplak, Tanjungkarang, Jetiskapuan, Jati Wetan, Payaman.
Perpanjangan dilakukan karena masih adanya wilayah terdampak banjir serta tingginya potensi bencana susulan.
Kerugian ditimbulkan akibat bencana banjir di Kabupaten Pati sejak Jumat (9/1) hingga Minggu (18/1) mencapai Rp637,5 miliar,
Hujan lebat mengguyur kawasan Gunung Muria sejak Selasa (27/1) mengakibatkan 50 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Pati kembali dilanda banjir dengan ketinggian 50-100 sentimeter.
POTENSI kerugian akibat ditutupnya sejumlah obyek wisata air di Banyumas, Jawa Tengah, mencapai jutaan setiap harinya.
WAKIL Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta lima kabupaten di sekitar Gunung Slamet bersatu membahas penguatan hutan lindung menyusul bencana banjir bandang akhir pekan lalu.
WAKIL Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meninjau lokasi terparah terdampak banjir di kawasan lereng Gunung Slamet, di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Pemalang, Minggu (25/1).
KAI Daop 4 Semarang, Jawa Tengah, terus melakukan upaya percepatan normalisasi jalur kereta api pada petak jalan Stasiun Pekalongan-Sragi tepatnya di KM 88.
MENTERI Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, meninjau jalur kereta api yang kembali terendam banjir di rute Stasiun Pekalongan hingga Sragi, Jawa Tengah, Rabu (21/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved