Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Tim SAR Temukan Lagi Satu Korban Terjebak di Bangkai KM Putri Sakinah

Palce Amalo
06/1/2026 19:27
Tim SAR Temukan Lagi Satu Korban Terjebak di Bangkai KM Putri Sakinah
korban WN Spanyol yang tenggelam di KM Putri Sakinah.(Dok. SAR Maumere)

TIM SAR Gabungan kembali menemukan satu korban meninggal dunia yang diduga Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol dalam operasi pencarian korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Selasa (6/1) 

Korban ditemukan dalam kondisi terjebak di dalam bangkai KM Putri Sakinah pada hari ke-12 operasi pencarian. Penemuan tersebut berawal dari informasi nelayan setempat yang melihat bangkai kapal di sekitar lokasi perairan Pulau Padar.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menjelaskan bahwa sejak pagi hari Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran intensif dengan berbagai metode, mulai dari pencarian permukaan, penggunaan sonar, hingga penyelaman di titik-titik yang dicurigai.

“Tim SAR Gabungan hari ini melaksanakan pencarian dua WNA Spanyol dengan menyisir pulau-pulau terdekat, menurunkan sonar, serta melakukan penyelaman,” ujar Fathur Rahman.

Ia menambahkan, sekitar pukul 14.30 Wita, Tim SAR Gabungan menerima laporan dari nelayan yang menemukan bangkai kapal KM Putri Sakinah. Di dalam bangkai kapal tersebut terdapat satu orang korban dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban ditemukan pada koordinat 08°36'35,139” LS dan 119°40'36,826” BT, dengan jarak sekitar 7,48 nautical mile dari lokasi awal kapal tenggelam,” jelasnya.

Setelah dilakukan evakuasi menggunakan KN SAR Puntadewa 250, jenazah korban langsung dibawa menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk penanganan lebih lanjut. Selanjutnya, korban diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polres Manggarai Barat guna proses identifikasi.

Dengan ditemukannya satu korban ini, Tim SAR Gabungan masih melanjutkan operasi pencarian terhadap korban lainnya yang hingga kini belum ditemukan. Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat nelayan setempat. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya