Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH memantau secara intensif kecelakaan kapal wisata yang terjadi di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan, penanganan cepat menjadi prioritas utama mengingat masih adanya korban yang belum ditemukan hingga saat ini.
Prasetyo menyampaikan, pemerintah langsung mengoordinasikan langkah lintas instansi untuk mempercepat proses pencarian dan penyelamatan. Ia meminta seluruh unsur yang terlibat bergerak maksimal di lapangan.
"Kita memonitor adanya kejadian kecelakaan di Labuan Bajo, yang kami juga minta kepada seluruh jajaran TNI, Polri, Kemenhub, untuk bekerja keras secepat mungkin melakukan penanganan-penanganan, karena menurut informasi terakhir korban masih belum ditemukan," kata Prasetyo dalam konferensi pers di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12).
Menurutnya, koordinasi antara TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, dan unsur terkait lainnya menjadi kunci agar upaya pencarian dapat dilakukan secara efektif dan terpadu. Pemerintah berharap seluruh sumber daya yang ada dapat dikerahkan untuk memastikan keselamatan korban serta memberikan kepastian kepada keluarga penumpang.
Pemantauan langsung dari pemerintah pusat ini juga dimaksudkan untuk memastikan proses evakuasi berjalan sesuai prosedur keselamatan, sekaligus menjamin tidak ada hambatan dalam operasi pencarian. Penanganan cepat dinilai penting, mengingat kondisi perairan dan cuaca yang dapat memengaruhi proses pencarian dan penyelamatan.
Diketahui, Tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil mengevakuasi tujuh dari total 11 penumpang kapal wisata yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (26/12) malam.
"Tim SAR gabungan setelah menerima informasi langsung menuju lokasi menggunakan RIB Pos SAR Manggarai Barat," kata Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman, saat dihubungi dari Labuan Bajo, Sabtu.
Dari tujuh korban yang sudah ditemukan, dua di antaranya merupakan wisatawan asing berkewarganegaraan Spanyol. Sementara lima orang lainnya terdiri atas seorang pemandu wisata dan empat kru kapal.
(H-3)
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menutup total pelayaran wisata ke perairan Taman Nasional Komodo akibat cuaca ekstrem.
Polda NTT mengambil langkah responsif dan tegas dalam menangani tragedi tenggelamnya kapal wisata semiphinisi KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo.
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian juga aktif memberikan edukasi keselamatan kepada calon penumpang sebelum naik kapal.
OPERASI pencarian dan pertolongan (SAR) korban tenggelamnya KM Putri Sakinah telah resmi ditutup. Namun, sejumlah perwakilan keluarga korban memilih tetap bertahan di Labuan Bajo, NTT
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo resmi membuka kembali pelayaran wisata menuju kawasan Taman Nasional Komodo mulai Jumat, 9 Januari 2026.
Saat ini sekitar 90% wisatawan yang datang ke Labuan Bajo melakukan aktivitas di laut, mulai dari menyelam, snorkeling, hingga wisata bahari lainnya
TIM SAR Gabungan kembali menemukan satu korban meninggal dunia yang diduga Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol dalam operasi pencarian korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuan Bajo.
INSIDEN tenggelamnya kapal wisata di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, menjadi peringatan serius atas lemahnya pengawasan keselamatan transportasi laut, khususnya kapal wisata.
Kapal wisata yang mengangkut keluarga-keluarga di sekitar Teluk Ha Long yang terkenal di Vietnam diterjang badai mendadak pada Sabtu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved