Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Memasuki 2026, Inflasi Stabil, Harga Komoditas Bawang dan Cabai di Kota Pekalongan Mulai Turun

Media Indonesia
06/1/2026 16:05
Memasuki 2026, Inflasi Stabil, Harga Komoditas Bawang dan Cabai di Kota Pekalongan Mulai Turun
Ilustrasi(ANTARA)

SETELAH naik gila-gilaan, memasuki awal tahun 2026, harga bawang dan harga cabai di Kota Pekalongan, Jawa Tengah turun. Hal tersebut disebabkan pasokan dua komoditas tersebut di pasaran sudah mulai normal.

Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Pekalongan Supriono di Pekalongan. Supriono mengatakan bahwa penurunan harga pada cabai dan bawang merah dipengaruhi dengan melimpahnya pasokan komoditas tersebut dari daerah sentra produksi Kabupaten Brebes serta kondisi cuaca yang lebih mendukung.

"Pasokan relatif lancar dan distribusi tidak mengalami kendala sehingga harga bisa lebih terkendali. Kami akan terus melakukan pemantauan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok di pasaran," katanya.

Harga cabai rawit merah semula Rp68.500 per kilogram turun menjadi Rp50 ribu per kilogram, cabai keriting semula Rp52 ribu per kilogram menjadi Rp40 ribu per kilogram, serta bawang merah semula Rp43.500 per kilogram turun menjadi Rp36 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga sejumlah kebutuhan pokok juga mengalami fluktuasi. Harga gula pasir Rp16.500 per kilogram sedangkan daging sapi semula Rp121.500 per kilogram turun menjadi Rp120 ribu per kilogram.

Supriono mengatakan bahwa kondisi harga tersebut merupakan hasil pemantauan rutin terhadap perkembangan harga kebutuhan pokok di tingkat pasar.

"Secara umum, awal tahun 2026 harga bahan pokok cukup terkendali. Beberapa komoditas hortikultura justru mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan bulan Desember 2025," katanya.

Berdasarkan data, harga beras medium masih stabil yaitu Rp13.500 per kilogram, beras premium Rp14.900 per kilogram, minyak goreng curah bertahan Rp18 ribu per liter.

"Pasokan relatif lancar dan distribusi tidak mengalami kendala sehingga harga bisa lebih terkendali. Kami akan terus melakukan pemantauan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok di pasaran," kata Supriono. 

Sementara itu, harga minyak goreng premium tercatat mengalami kenaikan semula Rp20.500 per liter naik menjadi Rp21 ribu per liter, telur ayam semula Rp28.500 per kilogram menjadi Rp29 ribu per kilogram, serta daging ayam ras semula Rp39 ribu per kilogram menjadi 40 ribu per kilogram. (Ant/H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik