Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM SAR Gabungan pada operasi pencarian hari ke-11, Senin (5/1), kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah memfokuskan upaya pencarian dengan mengerahkan teknologi Multi Beam Sonar milik Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Distrik Navigasi Kupang. Langkah ini dilakukan untuk mendeteksi keberadaan kapal serta korban yang masih hilang di Labuan Bajo, tepatnya di Perairan Pulau Padar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
KM Putri Sakinah tenggelam pada 26 Desember 2025. Hingga saat ini, dua warga negara asing (WNA) asal Spanyol masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan. WNA yang mengalami kecelakaan merupakan satu keluarga, pelatih Valencia B Putri, Fernando Martin Carreras, istri dan empat orang anaknya, serta para kru kapal. Hingga saat ini, telah dipastikan dua orang yakni Fernando Martin Carreras dan seorang anaknya meninggal dunia, sementara dua anaknya masih dalam pencarian.
Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, mengatakan bahwa penggunaan Multi Beam Sonar menjadi bagian penting dalam pencarian bawah laut yang semakin diintensifkan.v
“Dalam pencarian hari ke-11, Tim SAR Gabungan mengerahkan Multi Beam Sonar dari ITB Bandung serta Multi Beam Sonar milik Distrik Navigasi Kupang untuk mendeteksi keberadaan KM Putri Sakinah di sekitar lokasi kejadian,” ujar Fathur Rahman.
Selain itu, unsur Ditpolair Polda NTT turut menurunkan Remotely Operated Vehicle (ROV) dan sonar guna memperkuat pencarian di bawah permukaan laut. Sejak pukul 06.30 Wita, sebanyak 153 personel dari berbagai unsur gabungan telah dikerahkan ke lokasi pencarian, dengan dukungan 17 alut utama untuk menyisir perairan dan pulau-pulau di sekitar Labuan Bajo.
Dalam operasi pencarian hari ini, Tim SAR Gabungan juga menemukan serpihan pintu kamar mandi yang diduga berasal dari KM Putri Sakinah.
“Sekitar pukul 11.18 Wita, Tim SAR Gabungan dari Sea Rider KSOP Labuan Bajo menemukan serpihan pintu kamar mandi pada koordinat 08°37'44,138" LS – 119°36'39,385" BT, atau sekitar 0,12 nautical mile dari lokasi kejadian,” jelas Fathur Rahman.
Berdasarkan perkembangan pencarian tersebut, Tim SAR Gabungan memutuskan untuk memperpanjang operasi SAR terhadap dua WNA Spanyol selama tiga hari, terhitung mulai 5 hingga 7 Januari 2026.
“Perpanjangan operasi SAR dilakukan karena adanya penemuan korban kedua pada 4 Januari 2026,” tandas Fathur Rahman. (H-3)
Polda NTT mengambil langkah responsif dan tegas dalam menangani tragedi tenggelamnya kapal wisata semiphinisi KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo.
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian juga aktif memberikan edukasi keselamatan kepada calon penumpang sebelum naik kapal.
OPERASI pencarian dan pertolongan (SAR) korban tenggelamnya KM Putri Sakinah telah resmi ditutup. Namun, sejumlah perwakilan keluarga korban memilih tetap bertahan di Labuan Bajo, NTT
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo resmi membuka kembali pelayaran wisata menuju kawasan Taman Nasional Komodo mulai Jumat, 9 Januari 2026.
OPERASI SAR terhadap satu WNA Spanyol, korban tenggelamnya KM Putri Sakinah resmi ditutup, Jumat (9/1) pukul 15.00 Wita.
OPERASI pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah resmi ditutup pada Jumat, (9/1).
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menutup total pelayaran wisata ke perairan Taman Nasional Komodo akibat cuaca ekstrem.
Polda NTT mengambil langkah responsif dan tegas dalam menangani tragedi tenggelamnya kapal wisata semiphinisi KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo.
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian juga aktif memberikan edukasi keselamatan kepada calon penumpang sebelum naik kapal.
OPERASI pencarian dan pertolongan (SAR) korban tenggelamnya KM Putri Sakinah telah resmi ditutup. Namun, sejumlah perwakilan keluarga korban memilih tetap bertahan di Labuan Bajo, NTT
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo resmi membuka kembali pelayaran wisata menuju kawasan Taman Nasional Komodo mulai Jumat, 9 Januari 2026.
Saat ini sekitar 90% wisatawan yang datang ke Labuan Bajo melakukan aktivitas di laut, mulai dari menyelam, snorkeling, hingga wisata bahari lainnya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved