Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

KSOP Buka Kembali Pelayaran Wisata Labuan Bajo, Kapal Dilarang Beroperasi pada Malam Hari

Marianus Marselus
09/1/2026 18:26
KSOP Buka Kembali Pelayaran Wisata Labuan Bajo, Kapal Dilarang Beroperasi pada Malam Hari
Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stefanus Risdyanto.(MI/Marianus Marselus)

KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo resmi membuka kembali pelayaran wisata menuju kawasan Taman Nasional Komodo mulai Jumat, 9 Januari 2026. 

Pembukaan dilakukan setelah sebelumnya aktivitas pelayaran dihentikan akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi.

Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stefanus Risdyanto, mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan rilis terbaru dari BMKG Kemaritiman yang menyatakan kondisi perairan di wilayah Taman Nasional Komodo relatif aman untuk aktivitas pelayaran.

“Berdasarkan informasi cuaca terbaru dari BMKG, kondisi perairan saat ini dinilai aman sehingga pelayaran wisata kembali kami buka,” ujar Stefanus.

Meski demikian, Stefanus menegaskan bahwa pembukaan kembali pelayaran wisata tetap disertai sejumlah pembatasan ketat demi mengutamakan keselamatan penumpang dan awak kapal. Salah satunya adalah larangan pergerakan kapal wisata pada malam hari.

“Kami melarang kapal wisata melakukan pergerakan di malam hari. Aktivitas pelayaran hanya diperbolehkan pada siang hari dan harus menyesuaikan dengan kondisi gelombang serta arus laut,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh operator kapal wisata untuk terus memantau perkembangan cuaca serta mematuhi ketentuan keselamatan pelayaran yang berlaku. Pengawasan terhadap operasional kapal wisata, kata Stefanus, akan terus ditingkatkan oleh KSOP.

Pembukaan kembali pelayaran wisata ini tidak hanya bertujuan untuk menggerakkan kembali sektor pariwisata Labuan Bajo yang sempat terhenti sejak akhir Desember 2025, tetapi juga diharapkan dapat mendukung proses pencarian satu korban kecelakaan kapal KM Putri Sakinah yang hingga kini belum ditemukan.

“Dengan kembali beroperasinya kapal wisata dan meningkatnya aktivitas di laut, kami berharap pengamatan di perairan dapat lebih luas dan membantu proses pencarian korban,” kata Stefanus.

KSOP Labuan Bajo berharap seluruh pihak, baik pelaku usaha pariwisata maupun masyarakat, dapat bekerja sama menjaga keselamatan pelayaran agar aktivitas wisata bahari di Labuan Bajo dapat berjalan aman dan berkelanjutan.(MM/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya