Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Kalsel Waspada Penyebaran Super Flu

Denny Susanto
05/1/2026 16:13
Kalsel Waspada Penyebaran Super Flu
Warga memakai masker saat beraktivitas di ruang publik di Jakarta, Selasa (3/1/2026).(MI/Usman Iskandar)

DINAS Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan mengimbau masyarakat agar mewaspadai penyebaran penyakit super flu di tengah kondisi cuaca buruk yang terjadi belakangan ini. 

Kalsel disebut sebagai salah satu daerah penyebaran super flu. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin, Senin (5/1) menegaskan bahwa istilah super flu bukanlah nama resmi virus baru, melainkan sebutan populer untuk Influenza A (H3N2 subclade K). Influenza ini masih tergolong penyakit influenza musiman.

“Tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan virus ini lebih berbahaya atau lebih mematikan dibandingkan flu biasa,” ujar Diauddin. Terdeteksinya penyebaran superflu di Kalsel  merupakan hasil kegiatan surveilans rutin penyakit pernapasan secara berkala. 

Sejauh ini kasus superflu yang terpantau baru menunjukkan gejala ringan hingga sedang dan dapat sembuh dengan penanganan medis standar. Selain itu, kondisi sistem kesehatan di Kalimantan Selatan juga dinyatakan dalam keadaan siaga dan terkendali.

Meski demikian, Diadudin mengingatkan kelompok masyarakat yang perlu meningkatkan kewaspadaan, yaitu anak-anak, lansia, ibu hamil, serta individu dengan penyakit penyerta atau komorbid. "Protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan apabila gejala flu dirasakan semakin berat, masyarakat diharapkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Selain kewaspadaan penyebaran superflu, masyarakat juga dihimbau menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca buruk dan bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah. Diketahui warga terdampak banjir yang berlangsung hampir satu bulan terakhir mengalami gangguan kesehatan seperti penyakit kulit, kutu air (balancat) serta diare. (DY/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik