Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
NASIB ratusan korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, masih terkatung-katung di pengungsian. Hingga Jumat (2/1), krisis sanitasi menjadi ancaman serius bagi sekitar 500 pengungsi yang bertahan di tenda-tenda darurat, khususnya terkait ketiadaan air bersih dan fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) yang layak.
Para pengungsi yang terkonsentrasi di kompleks perkantoran pemerintahan Karang Baru kini hidup dalam keterbatasan. Sebagian besar dari mereka merupakan warga Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru, yang kehilangan tempat tinggal atau rumahnya tertimbun lumpur setinggi lebih dari satu meter akibat terjangan banjir.
Salah satu korban banjir, Ramadan, mengungkapkan kondisi fasilitas sanitasi di lokasi pengungsian sangat jauh dari standar kesehatan. Situasi ini memicu ketidaknyamanan yang mendalam, terutama bagi kaum perempuan dan anak-anak yang harus berbagi fasilitas seadanya.
"Korban banjir membutuhkan air bersih dan tempat MCK yang layak, terutama yang mengungsi di tenda-tenda. Pengungsi di tenda-tenda di antaranya berada di kompleks perkantoran di Karang Baru," tegas Ramadan saat dihubungi dari Banda Aceh, Jumat (2/1).
Ia menambahkan, "Tempat MCK di tempat pengungsian jauh dari kata layak. Tempat MCK seadanya dan ini membuat pengungsi, terutama wanita merasa tidak nyaman. Apalagi sebagian korban banjir belum bisa kembali karena rumah masih tertimbun lumpur."
Krisis air bersih ini diperparah oleh lumpuhnya infrastruktur vital di wilayah tersebut. Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, dalam laporan terbarunya kepada Presiden Prabowo Subianto, mengakui adanya kerusakan masif pada fasilitas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) akibat bencana yang terjadi sejak akhir November 2025.
"PDAM kami mengalami kerusakan yang cukup fatal dan saat ini sedang dalam tahap perbaikan. Saat ini, layanan distribusi air bersih baru kembali menjangkau dua kecamatan, yakni Kuala Simpang dan Karang Baru," ujar Armia Fahmi.
Sebagai langkah darurat, pemerintah daerah bersama TNI dan Polri terus berupaya memulihkan pasokan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga telah mengerahkan bantuan operasional untuk mendukung instalasi air yang tersisa.
"Bantuan TNI dan Polri dalam pengeboran sumur tanah membantu masyarakat. Kebutuhan air bersih warga turut dipenuhi melalui upaya darurat," pungkas Armia.
Penyediaan fasilitas MCK menjadi langkah inisiatif yang selaras dengan kebutuhan dalam membantu menjaga kesehatan masyarakat, memulihkan martabat.
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
KOMISI VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan terhadap penanggulangan bencana
Ia menegaskan kondisi tersebut menuntut penguatan kesiapsiagaan dari berbagai sektor, terutama dalam menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
Peneliti memperingatkan ancaman global amoeba bebas yang mampu bertahan dari suhu ekstrem dan disinfektan.
Studi terbaru di Guatemala mengungkap fakta mengejutkan. Air minum kemasan yang dianggap paling aman justru paling banyak terkontaminasi bakteri tinja.
Kondisi saluran irigasi Gunung Nago arah kiri, tepatnya di depan SMA 9 Padang, mengalami pendangkalan serius akibat tumpukan sedimen.
Kecamatan Pauh dan Kuranji mengalami krisis air bersih akibat sumur mengering serta kerusakan bendungan dan irigasi pascabencana November 2025.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved