Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya memulai rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto membahas penyediaan hunian sementara bagi warga terdampak bencana di Sumatra. Rapat tersebut berlangsung di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pada Kamis.
Berdasarkan siaran langsung melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden yang dipantau dari Jakarta, Kamis (1/1), Teddy menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari evaluasi rencana pembangunan total 15 ribu hunian sementara (huntara) yang akan dilaksanakan oleh Danantara Indonesia.
"Telah hadir 10 menteri dan anggota Kabinet Merah Putih, serta 15 Direktur Utama BUMN, dalam rangka meninjau 600 hunian rumah dari 15 ribu yang rencana akan dibangun Danantara," kata Teddy.
Selain mengevaluasi perkembangan pembangunan huntara, rapat tersebut juga diikuti dengan koordinasi bersama Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi, beserta jajaran pemerintah daerah terkait.
Program pembangunan 15 ribu hunian sementara direncanakan tersebar di tiga provinsi, yakni sebanyak 12 ribu unit di Aceh, sekitar 2.000 unit di Sumatra Utara, serta 500 unit di Sumatra Barat.
Pada tahap awal, pembangunan difokuskan pada 600 unit huntara di Kabupaten Aceh Tamiang. Unit-unit tersebut ditargetkan rampung dan diserahkan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari 2026.
Seiring dengan penyerahan hunian, pemerintah juga akan menyediakan berbagai fasilitas pendukung, antara lain taman bermain, akses jaringan wifi, 14 unit dapur umum, serta 120 unit toilet dan kamar mandi.
Pada hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk meninjau langsung lokasi pembangunan hunian sementara yang dikerjakan oleh Danantara.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. (Ant/E-4)
BANJIR dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir 2025 meninggalkan dampak berkepanjangan bagi masyarakat setempat.
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Adapun temanya adalah Integrasi Pendekatan One Health dalam Pemulihan Sosial, Pangan, dan Kesehatan Masyarakat Rentan Pascabencana Banjir di Aceh.
DUA bulan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada 27 November 2025, sebanyak 40 warga di Sumatra Utara masih dinyatakan hilang.
LAILATUL BARA'AH atau yang akrab disebut Malam Nisfu Syakban di Provinsi Aceh dirayakan dengan penuh khidmat.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
HARAPAN baru mulai tumbuh di tengah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Bima Arya menyatakan, pemerintah pusat dan daerah akan memastikan perencanaan penanganan pascabencana dilakukan secara sistemik bersama Bupati Bandung Barat.
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
WARGA terdampak banjir di wilayah pedalaman Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, hingga kini masih membutuhkan kejelasan terkait tempat tinggal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved