Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya memulai rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto membahas penyediaan hunian sementara bagi warga terdampak bencana di Sumatra. Rapat tersebut berlangsung di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pada Kamis.
Berdasarkan siaran langsung melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden yang dipantau dari Jakarta, Kamis (1/1), Teddy menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari evaluasi rencana pembangunan total 15 ribu hunian sementara (huntara) yang akan dilaksanakan oleh Danantara Indonesia.
"Telah hadir 10 menteri dan anggota Kabinet Merah Putih, serta 15 Direktur Utama BUMN, dalam rangka meninjau 600 hunian rumah dari 15 ribu yang rencana akan dibangun Danantara," kata Teddy.
Selain mengevaluasi perkembangan pembangunan huntara, rapat tersebut juga diikuti dengan koordinasi bersama Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi, beserta jajaran pemerintah daerah terkait.
Program pembangunan 15 ribu hunian sementara direncanakan tersebar di tiga provinsi, yakni sebanyak 12 ribu unit di Aceh, sekitar 2.000 unit di Sumatra Utara, serta 500 unit di Sumatra Barat.
Pada tahap awal, pembangunan difokuskan pada 600 unit huntara di Kabupaten Aceh Tamiang. Unit-unit tersebut ditargetkan rampung dan diserahkan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari 2026.
Seiring dengan penyerahan hunian, pemerintah juga akan menyediakan berbagai fasilitas pendukung, antara lain taman bermain, akses jaringan wifi, 14 unit dapur umum, serta 120 unit toilet dan kamar mandi.
Pada hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk meninjau langsung lokasi pembangunan hunian sementara yang dikerjakan oleh Danantara.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. (Ant/E-4)
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
PENYINTAS banjir bandang di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, masih belum baik-baik saja.
CITI Foundation berkolaborasi dengan Save the Children Indonesia untuk memberikan respons kemanusiaan menyeluruh bagi anak-anak dan keluarga terdampak banjir di wilayah Sumatra Utara.
WARGA korban banjir di kawasan Provinsi Aceh hingga kini masih harus menjalani hari-hari yang berat.
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
Ketua Posko Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh, Safrizal, meninjau pembangunan hunian sementara (huntara) terakhir di Desa Buket Linteung, Kecamatan Langkahan.
FAKULTAS Teknik Universitas Indonesia (FTUI) bersama Ikatan Alumni (ILUNI) FTUI memulai langkah nyata dalam pemulihan pascabencana di Aceh Tengah, Aceh.
Menurutnya, data tersebut diperlukan sebagai bahan laporan pemerintah kepada Presiden mengenai perkembangan penanganan dan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera.
Pembangunan huntara di Desa Tunyang, Kabupaten Bener Meriah, Aceh,dipercepat.
HARAPAN baru mulai tumbuh di tengah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved