Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Percepatan ini dilakukan untuk memastikan para pengungsi segera mendapatkan tempat tinggal yang layak sebelum awal tahun 2026.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, lokasi utama pembangunan huntara berada di Lapangan Bola SDN 05 Kayu Pasak, Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia Timur. Di lokasi seluas 5.632 meter persegi tersebut, BNPB merencanakan pembangunan huntara dengan konsep barak.
“Setiap unit hunian berukuran 33 meter persegi. Total akan dibangun 117 unit hunian yang terdiri atas 21 unit barak tipe lima hunian dan tiga unit barak tipe empat hunian,” ujar Abdul Muhari, Kamis (18/12).
Selain hunian, kawasan huntara juga akan dilengkapi dengan satu unit pos jaga serta satu unit fasilitas pelayanan kesehatan guna mendukung pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak bencana.
Namun demikian, jumlah unit huntara di lokasi utama dinilai belum mencukupi untuk menampung seluruh pengungsi. Karena itu, BNPB bersama pemerintah daerah menyiapkan dua lokasi tambahan, yakni di Lapangan Bola Padang Sibabaju, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia Timur, serta Lapangan Bola Jajaran Tantaman di Nagari Tigo Koto Silungkang.
Pembangunan huntara ini berada di bawah komando Dandim 0304/Agam dengan dukungan lintas sektor. BNPB menargetkan seluruh huntara sudah dapat dihuni sebelum 2 Januari 2026, sehingga warga yang saat ini masih mengungsi di Gedung SDN 05 Kayu Pasak dapat segera dipindahkan.
Langkah percepatan ini dinilai krusial mengingat kegiatan belajar mengajar akan kembali dimulai pada 5 Januari 2026, bertepatan dengan awal semester genap tahun ajaran 2025/2026.
“BNPB bersama pemerintah daerah terus memastikan pembangunan huntara berjalan sesuai rencana, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan, dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana,” pungkas Abdul Muhari. (I-3)
Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati menjelaskan bahwa peningkatan kesiapsiagaan dilakukan baik di tingkat pemerintah daerah maupun masyarakat.
Hngga kini, banjirasih mengenangi lima kecamatan di Kabupaten Lamongan. Antara loan, Kecamatan Kalitengah, Deket, Turi, Karangbinangun, dan Glagah.
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto memastikan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tetap berjalan dengan optimal.
Sufmi Dasco Ahmad mendesak percepatan izin Bea Cukai untuk bantuan diaspora Aceh di Malaysia yang tertahan di Port Klang agar segera disalurkan ke korban bencana Sumatra.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
Identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
Banyak orang, baik penyintas maupun relawan, cenderung mengabaikan kondisi mental mereka sendiri karena fokus utama tersita untuk menolong keluarga atau memenuhi kebutuhan dasar.
BPBD Kabupaten Majalengka mencatat mulai 1 Januari hingga 18 Februari 2026 telah terjadi 152 kejadian bencana di Kabupaten Majalengka.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri.
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Kepala Klenteng Hok Tik Bio Purwokerto, Jawa Tengah, Suryana menyampaikan ungkapan keprihatinannya atas maraknya bencana yang timbul di berbagai daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved