Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

UMKM NTT Catat Potensi Transaksi Rp2,9 Miliar di ISEF 2025

Palce Amalo
19/10/2025 16:55
UMKM NTT Catat Potensi Transaksi Rp2,9 Miliar di ISEF 2025
Sejumlah pengunjung melihat stan busana yang ditawarkan pada Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (8/10/2025).(Antara)

BANK Indonesia (BI) Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menorehkan prestasi dengan mengantarkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaannya tampil di ajang bergengsi Indonesia 12th Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 yang digelar di JIEXPO Convention Center, Jakarta, pada 8-12 Oktober 2025.

Kegiatan ISEF 2025 mengusung tema Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah, Memperkuat Kemandirian dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif. 

Ajang tersebut menjadi panggung utama pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional, sekaligus menegaskan komitmen Bank Indonesia dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang berdaya saing, berkelanjutan, dan inklusif.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, di Kupang, Rabu (25/10), mengatakan bahwa partisipasi UMKM binaan BI NTT berhasil menarik perhatian buyer domestik maupun mancanegara. 

“Keikutsertaan ini tidak hanya membuka peluang pasar baru bagi produk lokal, tetapi juga memperkuat posisi NTT dalam rantai nilai halal nasional,” ujarnya.

TUNJUKKAN KREATIVITAS

Dalam ajang tersebut, berbagai UMKM unggulan asal NTT tampil menunjukkan kreativitas dan kualitas produk daerah. Padu Padan Tenun dan Antik Ikat memikat pengunjung melalui pameran produk modest fashion serta peragaan busana dalam IN2MOTIONFEST. 

Sementara Gabys Collection menjalin kerja sama melalui kegiatan business matching di sektor wastra. Di sisi lain, produk pangan olahan halal dari Aldia, Morige, Ghaura Coklat, dan Tuang Coffee turut menambah semarak pameran di Halal Mart, menarik banyak pembeli lokal maupun mancanegara.

Dari rangkaian kegiatan tersebut, tercatat potensi nilai transaksi penjualan dan business matching perdagangan mencapai Rp2,9 miliar. Capaian ini mencerminkan keseriusan BI NTT dalam memperluas halal value chain (rantai nilai halal) dan memperkuat perekonomian daerah, sekaligus mendukung visi Indonesia sebagai pusat industri halal global.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, saat membuka ISEF 2025 menyebut bahwa kegiatan ini merupakan puncak pengembangan ekonomi syariah nasional yang konsisten diselenggarakan sejak 2014. 

“Festival ini kami laksanakan di tiga wilayah besar, Sumatra di Lampung, kawasan timur di Kalimantan Barat, dan wilayah Jawa di Jawa Timur,” ungkapnya.

POTENSI PANGAN HALAL DALAM NEGERI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa sektor makanan dan minuman halal Indonesia kini bernilai lebih dari US$109 miliar, menjadikannya salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia. 

“Dengan penerapan standar syariah secara menyeluruh dan penguatan ekosistem industri halal, Indonesia berpeluang naik dari peringkat ketiga menjadi peringkat pertama dalam industri halal global,” katanya.

SERTIFIKASI HALAL

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) NTT membuka layanan jemput bola sertifikasi produk halal UMKM melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang di kegiatan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB).

"Kami memperluas sertifikasi produk halal secara gratis bagi pelaku UMKM dengan mulai membuka layanan setiap Sabtu di MPP Kupang yang ada di arena Car Free Day (CFD) El Tari dan di Saboak Koepan Taman Nostalgia," kata Pembimbing Zakat dan Wakaf sekaligus Sekretaris Tim Halal Kemenag NTT Achmad Alkatiri di Kupang, Sabtu (11/10).

Ia mengatakan layanan tersebut telah dimulai sejak Sabtu (27/9) untuk mempercepat sertifikasi produk halal. Adapun Provinsi NTT memperoleh kuota sertifikasi halal gratis (self declared) sebanyak 3.500 pada 2025.

"Hari ini di CFD kami melayani lima pendaftar dan di Saboak Koepan ada tujuh pendaftar," katanya.

Achmad menjelaskan jenis layanan yang disediakan, yaitu pendaftaran sertifikasi halal self declare untuk UMK (gratis), pendaftaran sertifikasi halal reguler, serta informasi dan konsultasi sertifikasi halal.

Selain menyiapkan stan layanan, pihaknya juga turut mengunjungi langsung lapak para pelaku UMKM untuk memberikan edukasi sertifikasi produk halal.

Sementara itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPTSP) Kota Kupang selaku pengelola MPP Kupang turut mengapresiasi kolaborasi dan layanan jemput bola dari Kemenag NTT untuk mendukung para pelaku usaha lokal dalam sertifikasi halal.

"Kemenag NTT menjadi instansi terbaru yang bergabung di MPP Kupang, sehingga totalnya sudah mencapai 20 instansi," kata Pelaksana Tugas Sekretaris DPMPTSP Kota Kupang Penina Lauata. (Ant/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya