Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK enam produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) dipamerkan di Festival Ekonomi Syariah, Kawasan Timur Indonesia 2024 (FESyar KTI 2024)
Enam produk itu hadir saat showcasing pelaku usaha syariah (PUS) yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara sejak 8-10 Juli 2024.
Enam produk itu ialah cokelat ghaura, mama ana, D'Hokiest, Sombra, rumah tenun Ina Ndao, dan Kampung Tenun Alor.
Baca juga : Program Bangun Karya Diharapkan Dorong Daya Saing UMKM
Pada kesempatan kali ini, perwakilan Bank Indonesia NTT Chef Aulia Khalis Fusilat berhasil menjadi Juara 3 Halal Chef Competition (Road To IN2HCC).
"Potensi NTT yang luar biasa harus terus dikembangkan, menangkap peluang-peluang pertumbuhan ekonomi baru seperti ekonomi syariah, demi NTT yang maju dan sejahtera," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Agus Sistyo Widjajati di Kupang, Jumat (12/10).
Agus mengatakan, pentingnya penguatan literasi, inklusi hingga kompetensi UMKM dalam sektor ekonomi syariah seperti halal food, modest fashion hingga pariwisata ramah muslim.
Baca juga : Insan Bumi Mandiri dan ASEAN Foundation Berdayakan Penenun di Alor NTT
NTT memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa seperti sumber makanan sehat dan halal, tenun sebagai bahan pakaian yang ramah lingkungan hingga destinasi pariwisata prioritas.
Kegiatan ini diikuti 19 Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Kawasan Timur Indonesia (KTI) bersama mitra strategis, yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan dan pertumbuhan ekonomi syariah melalui sejumlah program ekonomi syariah di KTI.
FESyar merupakan kegiatan pendahulu menuju Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2024, dibuka oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung.
Baca juga : Jalan Usaha Tani Permudah Akses Wisatawan ke 8 Air Terjun
Pada kesempatan tersebut, Juda menyampaikan empat tantangan pengembangan eksyar.
Pertama, masih tingginya ketergantungan bahan baku halal dari luar negeri seperti bahan pangan yang belum bersertifikasi halal, kedua, inovasi keuangan syariah masih terbatas pada basis investor yang belum kuat.
Selanjutnya, ketiga, potensi pasar yang besar dari dalam negeri belum tergarap dengan baik di tengah potensi Indonesia sebagai pusat modest fashion dunia, dan keempat, masih rendahnya tingkat literasi produk dan ekonomi syariah yang baru mencapai 28%.
"Ke depan, pada 2025, BI berupaya meningkatkan literasi hingga 50%," ujarnya. (Z-1)
PT Syariah Koin Indonesia (ShariaCoin) membuka peluang kolaborasi strategis dengan berbagai lembaga keuangan seperti BPR, BPRS, koperasi, serta lembaga keuangan lain.
Soft launching dan groundbreaking Grand Tamrin City memberi sinyal baru terkait persaingan harga dan model pembiayaan di pasar properti Makassar, Sulawesi Selatan.
Wakaf bermakna, hak pribadi dipindah menjadi kepemilikan secara umum atau lembaga agar manfaatnya mampu dinikmati masyarakat.
MUI menetapkan fatwa program JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan sesuai prinsip syariah dan bisa dibiayai dengan dana zakat, infak, serta sedekah.
Sejak awal bekerja sama sampai dengan saat ini, Askrindo Syariah telah mencatat total nilai kafalah untuk produk KBG dari KB Bank Syariah sebesar Rp1,7 triliun.
PNM terus mendorong pertumbuhan keuangan syariah.
Kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi yang bergiliran di seluruh kabupaten/kota di Bali.
Program ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang ingin menjadi mitra program tersebut.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro yang terdampak bencana Sumatra.
CPI bersama Bank Indonesia meluncurkan buku pedoman implementasi model bisnis UMKM berkelanjutan sebagai panduan mendorong ekonomi hijau dan akses pembiayaan ramah lingkungan.
Jejak Jajanan Nusantara tidak hanya menampilkan beragam kuliner tradisional, tetapi juga menghadirkan berbagai inisiatif penguatan kapasitas UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved