Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebanyak 60 siswa SMK Negeri Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat harus dilarikan ke Puskesmas Padawaras, Bantarkalong, Cipatujah usai menyantap makan bergizi gratis (MBG) di sekolah. Kejadian itu terjadi, Rabu (1/10) mereka mengeluhkan sakit perut, mual, muntah dan diare.
Kepala Puskesmas Cipatujah, Cepi Anwar mengatakan, pihaknya menerima laporan ada 14 pelajar dilarikan ke Puskesmas dan mereka mengeluhkan sakit di bagian perut, mual, muntah, diare hingga penanganan terhadap pasien langsung dilakukan oleh tim medis. Namun, petugas kesehatan juga telah mengambil sampel korban termasuk sisa makanan yang belum dimakan
"Pelajar yang telah ditangani di Puskesmas ada 14 orang dan memang semua dalam kondisi sakit di bagian perut, mual, muntah dan bolak-balik ke toilet. Akan tetapi, atas kejadian ini cukup merepotkan mengingat mereka datang secara bergelombang mulai satu dan langsung membludak," katanya, Kamis (2/10/2025).
Ia mengatakan, pelajar yang mengalami dugaan keracunan sebagian telah ditangani di Puskesmas Pembantu Padawaras dan yang lainnya dipulangkan ke rumah karena dari mereka tidak parah dibandingkan yang lain. Namun, dugaan keracunan makanan ada 8 pelajar yang dirujuk ke Puskesmas Bantarkalong, Puskesmas Padawaras.
"Berdasarkan laporan yang telah diterima dari Puskesmas Bantarkalong memang makan bergizi gratis diberikan kepada SD, SMP, SMA, SMK berjumlah 3.940 orang penerima manfaat. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyajikan menu nasi putih, daging ayam, tahu, timun dan buah jeruk, tetapi dari para siswa semua mengeluhkan daging ayam bau busuk," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Alayubi mengatakan, kasus dugaan keracunan di wilayahnya kembali terjadi dan atas kejadian tersebut sudah mengintruksikan agar Kepala Dinkes supaya menangani kasus dugaan keracunan massal. Karena, berdasarkan laporan yang diterimanya puluhan pasien telah menjalani perawatan di Puskesmas Cipatujah, Padawaras dan Bantarkalong.
"Kasus dugaan keracunan massal jangan dianggap remeh, kami prihatin karena ini menyangkut masa depan dan meminta setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (LSHS) sebagai jaminan. Kejadian keracunan MBG terjadi mulai Kecamatan Rajapolah 400 siswa, Cikalong 13 siswa, Karangnunggal 39 siswa dan Cipatujah 60 siswa," pungkasnya. (H-1)
Images
Puslabfor Mabes Polri melakukan olah TKP lanjutan dan mengambil sampel makanan serta air mineral dalam kasus penemuan tiga jenazah satu keluarga di Warakas, yang diduga keracunan makanan
Polisi menyebut tiga korban satu keluarga yang ditemukan tewas di kontrakan Warakas, Jakarta Utara, mengeluarkan busa dari mulut. Penyebab kematian masih diselidiki.
Polres Metro Jakarta Utara menyelidiki dugaan keracunan makanan yang menewaskan tiga penghuni kontrakan di Jalan Warakas. Polisi masih melakukan olah TKP.
Polisi mengevakuasi tiga jasad korban yang diduga keracunan makanan dari kontrakan di Jalan Warakas, Jakarta Utara, ke RS Polri Kramat Jati dan menunggu hasil uji penyebab kematian.
Seorang ibu dan dua anak ditemukan tewas di rumah kontrakan Jalan Warakas, Jakarta Utara. Polisi mengamankan bungkus makanan dan menyelidiki penyebab kematian.
Tiga anggota satu keluarga ditemukan tewas di rumah kontrakan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Polisi menduga korban mengalami keracunan makanan dan masih menyelidiki kasus ini.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
"Puskesmas itu berada di 18 dari 23 kabupaten/kota yang terdampak bencana. Sudah bisa melayani kesehatan masyarakat,"
Pembangunan dan pengoperasian puskesmas ini merupakan perwujudan kehadiran pemerintah dalam menjamin layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah diakses warga.
BAYANGKAN di suatu pagi di sebuah puskesmas, antrean sudah mengular sejak matahari belum tinggi.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mencatat saat ini ada 10.300 puskesmas di Indonesia, jumlah tersebut termasuk 2.652 yang kategori puskesmas terpencil dan sangat terpencil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved