Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Banyak Puskesmas di Indonesia Overload Tangani Pasien

M Iqbal Al Machmudi
13/11/2025 19:16
Banyak Puskesmas di Indonesia Overload Tangani Pasien
Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi.(Dok. Antara)

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mencatat saat ini ada 10.300 puskesmas di Indonesia, jumlah tersebut termasuk 2.652 yang kategori puskesmas terpencil dan sangat terpencil di kawasan Daerah Tertinggal, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK). Dari 10.300 puskesmas itu jika sesuai standar, maka 1 puskesmas bisa menangani 30.000 orang.

"Sayangnya sekarang di 160 kabupaten/kota perbandingannya sudah rata-ratanya di atas 1 banding 30.000 orang sehingga ini relatif overload," kata Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi dalam rapat panja JKN Komisi IX DPR RI, Kamis (13/11).

Lebih detailnya yakni 1.175 puskesmas yang rasionya cukup tinggi yaitu 1 banding 30.000 orang. Kemenkes juga mencatat ternyata ada 36 kecamatan tanpa puskesmas, dan masih ada 268 puskesmas dengan waktu tempuh di atas 2 jam untuk desa terjauhnya.

"Dan ada 129 puskesmas yang rencana relokasi ini dengan berbagai keadaannya. Kemudian 111 puskesmas saat ini dalam kondisi rusak berat, serta 54.257 desa sudah memiliki Unit Pelayanan Kesehatan Desa/Kelurahan (UPKDK)," ujar dia.

Untuk memenuhi kebutuhan puskesmas di berbagai daerah, rencananya sampai 2029 Kemenkes akan membangun 2.082 puskesmas dan 6.576 UPKDK.

Kemudian pada kualitas layanan serta kelengkapan alat kesehatan, pemerintah akan memenuhi 47 dari 670 jenis alat kesehatan di puskesmas yang akan diadakan melalui dana pemerintah pusat. Kategorinya mengikuti rekomendasi dari KPK ,yaitu alat kesehatan tunggal dengan nilai di atas Rp5 juta, life saving dan pendukung quick win presiden.

"Nah ini sedang kita mulai pengadaan-pengadaan ini untuk memenuhi kebutuhan seluruh puskesmas. Ini akan berjalan terus sampai dengan 2028," ucapnya.

Dalam kelengkapan Sumber Daya Manusia (SDM), saat ini ada 6.361 puskesmas yang sudah lengkap SDM, yaitu minimal 9 jenis tenaga kesehatan. Namun, baru ada 76 kabupaten/kota yang 100% lengkap, 127 kabupaten/kota masih 81-99% lengkap, 126 kabupaten/kota  yang 51-80% dan 185 kabupaten/kota yang 0-50%.

Adapun kekurangan SDM paling banyak adalah dokter gigi dengan jumlah kebutuhan 2.775 dokter gigi, gizi, farmasi, bidan, perawat, dan SDM lainnya.

Adapun solusi yang direncanakan Kemenkes mengatasi dibutuhkannya SDM tersebut yaitu dengan pengadaan ASN bidang kesehatan, penugasan khusus, pemberian beasiswa, dan program intensif.

Selain puskesmas, pelayanan kesehatan primer juga yang dilayani oleh klinik Pratama sering menjadi opsi masyarakat untuk berobat. Klinik pratama ada di 37 dari 38 provinsi berjumlah 18.923 klinik pratama, dan 6.632 diantaranya beker jasama dengan BPJS Kesehatan.

"Untuk pelayanan kesehatan primer juga dilayani oleh dokter praktek mandiri, kita ada 15.746 praktek mandiri dokter di seluruh Indonesia dengan 4.456 yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan," pungkasnya. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik