Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Seorang siswa SMKN 1 Cihampelas, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat yang turut mengkonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan meninggal dunia.
Siswa bernama Bunga Rahmawati meninggal pada Selasa (30/9) kemarin. Pada waktu kejadian Rabu, (24/9) lalu ia menjadi salah satu penerima paket MBG yang dibagikan kepada ratusan siswa SMKN 1 Cihampelas.
Kepala Puskesmas Cihampelas, Edah Jubaidah menyatakan, bahwa pihaknya belum dapat memastikan apakah kematian Bunga terkait dengan MBG.
Apalagi, sesaat setelah konsumsi MBG, Bunga tidak menunjukkan gejala seperti siswa lainnya yang mengalami pusing, mual, atau muntah.
"Sejak hari Rabu pasca konsumsi MBG, Bunga tidak mengeluh apa-apa. Dia juga tidak pernah menjalani pemeriksaan kesehatan karena tidak merasakan gejala yang mengkhawatirkan," katanya, Rabu (1/10).
Pada hari Senin (29/9), Bunga sempat bersekolah seperti biasa. Baru pada Selasa (30/9) siang setelah pulang sekolah, ia mulai mengeluhkan mual dan kemudian dibawa ke bidan terdekat.
"Bidan kemudian menyarankan agar Bunga segera dirujuk ke RSUD Cililin," bebernya.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Edah melanjutkan, Bunga dikira hanya mengalami masuk angin. Setelah penanganan di RSUD Cililin, kondisinya agak membaik. "Tiba-tiba sore harinya kita dapat kabar jika ia meninggal," tuturnya.
Jika melihat gejala yang dialaminya, Edah menduga Bunga menderita keracunan. Namun pemicu keracunannya belum dapat disimpulkan karena waktu konsumsi MBG dengan gejala yang dirasakan pasien ada jeda antar 4-5 hari.
"Gejalanya memang keracunan, tapi jarak waktu dari makan MBG jauh. Kemungkinan dia sudah mengonsumsi makanan lain selain MBG," jelasnya.
Salah seorang guru SMKN 1 Cihampelas, Dadi membenarkan jika Bunga merupakan salah satu siswa yang ikut mengkonsumsi MBG. Namun ia sama sekali tak mengalami keracunan sehingga tak dibawa ke tempat pengobatan.
"Memang yang bersangkutan siswa kami dan dapat bagian MBG. Tapi ia tak tercatat masuk posko, Puskemas, maupun rumah sakit saat kejadian keracunan," ucap Dadi. (H-1)
Puslabfor Mabes Polri melakukan olah TKP lanjutan dan mengambil sampel makanan serta air mineral dalam kasus penemuan tiga jenazah satu keluarga di Warakas, yang diduga keracunan makanan
Polisi menyebut tiga korban satu keluarga yang ditemukan tewas di kontrakan Warakas, Jakarta Utara, mengeluarkan busa dari mulut. Penyebab kematian masih diselidiki.
Polres Metro Jakarta Utara menyelidiki dugaan keracunan makanan yang menewaskan tiga penghuni kontrakan di Jalan Warakas. Polisi masih melakukan olah TKP.
Polisi mengevakuasi tiga jasad korban yang diduga keracunan makanan dari kontrakan di Jalan Warakas, Jakarta Utara, ke RS Polri Kramat Jati dan menunggu hasil uji penyebab kematian.
Seorang ibu dan dua anak ditemukan tewas di rumah kontrakan Jalan Warakas, Jakarta Utara. Polisi mengamankan bungkus makanan dan menyelidiki penyebab kematian.
Tiga anggota satu keluarga ditemukan tewas di rumah kontrakan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Polisi menduga korban mengalami keracunan makanan dan masih menyelidiki kasus ini.
BGN menargetkan peningkatan kualitas layanan Program Makan Bergizi (MBG) pada 2026 melalui penerapan akreditasi dan sertifikasi bagi seluruh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
Fadly mengatakan, pada rapat koordinasi itu BGN mengundang pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan untuk mempersiapkan pendataan calon penerima manfaat MBG
MBG menjadi salah satu strategi efektif dalam menekan kemiskinan secara tidak langsung.
Dalam waktu singkat, Indonesia berhasil membangun sistem Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif hingga menarik perhatian Jepang untuk belajar langsung ke lapangan.
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved