Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Selasa Pagi, Korban Keracunan MBG di Bandung Barat Bertambah jadi 352 Orang

Depi Gunawan
23/9/2025 10:32
Selasa Pagi, Korban Keracunan MBG di Bandung Barat Bertambah jadi 352 Orang
Sejumlah korban keracunan mendapat perawatan di Gor Kecamatan Cipongkor.(Dok Ist)

KORBAN yang merasakan gejala keracunan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat terus bertambah.

Hingga Selasa (23/9) pagi, total korban yang mendapat perawatan mencapai 352 orang. Mereka merupakan pelajar dari usia PAUD hingga SMA/SMK Sederajat.

Dari ratusan korban, 27 orang telah dirujuk ke RSUD Cililin dan 20 orang ke RSIA Anugrah karena memerlukan penanganan lebih intensif. 

Kepala Puskesmas Cipongkor, Yuyun Sarihotimah menduga, menu makanan MBG yang dikonsumsi siswa mengandung bahan yang sudah tidak layak, terutama ayam yang disebut sudah berbau asam.

"Informasi awal dari siswa, makanan MBG itu dari ayam yang katanya sudah berbau asam. Tapi kita belum pastikan penyebabnya, harus menunggu hasil lab. Investigasi awal sih mengarah ke ayam dari paket MBG," kata Yuyun.

Sementara itu, petugas telah mengambil sampel berupa sisa muntahan siswa yang mengalami keracunan. Sisa muntahan tersebut akan dilakukan uji laboratorium untuk mengidentifikasi penyebab keracunan.

"Tadi sampel muntahan, yang diambil petugas," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Lia N Sukandar.

Mayoritas siswa yang mengalami keracunan merasakan gejala mual, pusing, hingga muntah-muntah. Jarak konsumsi hingga mengalami gejala tersebut dialami secara berbeda di masing-masing siswa.

"Reaksi keracunan berbeda beda setiap orang, anak SMP itu setelah pulang, anak SMK setelah makan, tapi ada yang makan 3 ayam cuma muntah-muntah, jadi beda beda," jelasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya