Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKU pariwisata Sanur IB Gede Sidartha Putra mengatakan pariwisata Bali mulai berdampak akibat perang Iran-Israel. Hal itu terlihat beberapa penerbangan internasional mengalami gangguan, termasuk pembatalan rute penting dari Timur Tengah.
Pelaku pariwisata pun mulai merasakan efek penurunan kunjungan wisatawan. Terbaru ialah Qatar Airways yang mengangkut ratusan orang. Begitu satu rute batal maka semua akan berdampak pada jadwal penerbangan yang lainnya.
Menurut Gusde, sapaan akrabnya, jika perang masih berlangsung maka sudah bisa dipastikan jumlah kunjungan wisatawan tahun 2025 dimulai dengan perlambatan signifikan.
“Dibandingkan tahun lalu, kita stagnasi sekarang. Apalagi dengan isu perang sekarang. Jadi 2024 itu tahun bagus. Saya saja di Santrian sendiri closing di atas 80-an persen. Mungkin rata-rata teman-teman sekitar 76–77 persen. Sangat bagus sepanjang tahun. Nah memasuki 2025 ini agak slow down,” ujarnya ditemui di Denpasar, Rabu (26/6).
Menurutnya, ada tiga faktor utama yang menyebabkan perlambatan ini pertama euforia pascacovid-19 mulai mereda di 2025. Kedua, harga tiket internasional masih tergolong mahal dan ketiga perang Iran-Israel yang menyebabkan jalur penerbangan terganggu "Yang ketiga ini yang sangat berbahaya adalah perang ini. Dua hub kita akan kena yakni Singapura dengan Emirates dan Dubainya, Doha dengan Etihad-nya. Itu menghubungkan Eropa, Afrika, dan Asia. Besar sekali, dominan sekali. Reroute bikin tidak nyaman, muter ke mana-mana, jadi lebih mahal. Orang jadi mikir ulang,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, rute penerbangan dari Eropa mulai menunjukkan penurunan signifikan, bahkan sejumlah wisatawan membatalkan kunjungannya.
“Kita masih monitoring, tapi kalau masih begini seminggu ke depan, sebulan dua bulan malah langsung akan sangat signifikan drop. Sangat signifikan.”
Ia juga menyoroti rute penerbangan dari maskapai besar seperti Turkish Airlines, Emirates, dan Etihad yang saat ini mulai terganggu atau dihentikan.
“Perjalanan pesawat yang kemarin saya lihat, ini ya Teheran sama Iran ini nggak ada loh. Bahaya sekali. Kalau dulu jalannya begini, sekarang harus muter lagi, transit lagi, lebih mahal jadinya.”
Sebagai strategi jangka pendek, ia menyarankan agar Bali memperkuat pasar dari Australia dan wisatawan domestik. "Kita harus pegang cadangan kita di Australia nih. Dengan satu negara aja bisa hampir sama dengan beberapa negara. Yang kedua domestiknya. Ketiga, ya staycation lah kalaupun ada duitnya.”
Sebelumnya, salah satu penerbangan yang terdampak adalah Qatar Airways QR963 rute Denpasar–Doha, yang dijadwalkan berangkat pada Selasa, 24 Juni 2025 pukul 19.20 WITA. Penerbangan tersebut dibatalkan akibat penutupan Bandara Internasional Doha karena kondisi force majeure imbas perang.
Akibat pembatalan ini, sekitar 300 penumpang terdampak dan harus menjalani proses pendataan oleh pihak maskapai di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai. Sementara itu, Sekda Bali Dewa Made Indra menyatakan sudah menugaskan Kepala dinas pariwisata untuk melakukan cek berapa penerbangan dari Doha maupun Abu Dhabi yang cancel.
"Sedang dilakukan cek dan nanti akan dilaporkan," tukasnya. (H-4)
DUNIA hari ini sedang demam tinggi.
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik antara Israel dan Iran serta potensi penutupan Selat Hormuz, menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia.
Untuk terus mempromosikan pariwisata Indonesia, di tengah situasi global, ASITA mendorong agar harga tiket pesawat dapat lebih diturunkan.
RATUSAN penumpang pesawat Qatar Airways batal terbang pada Selasa (24/6) malam. Ratusan penumpang maskapai itu pun memilih bertahan di Bandara I Gusti Ngurah Rai sambil menunggu kejelasan jadwal penerbangan.
Meski ketegangan di Timur Tengah belum mereda, harga minyak dunia belum pernah mencapai di atas US$75 per barel dalam beberapa bulan terakhir.
Video PETA ungkap dugaan penganiayaan gajah untuk pariwisata di Bali. Aktivis minta pemerintah bertindak tegas agar citra pariwisata tidak rusak.
POLEMIK antara warga Desa Adat Ungasan dan pengelola Garuda Wisnu Kencana (GWK) terkait pagar beton yang sempat menutup akses warga, akhirnya berakhir damai.
Petugas mengevakuasi wisatawan mancanegara yang terjebak banjir di kawasan Kuta, Badung, Bali.
Menurut Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Bali I Putu Winastra mengatakan antusias wisatawan mancanegara masih tinggi untuk ke Bali
PENGAMAT sosial budaya Bali Wayan Suyadanya mengatakan, peningkatan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) atau turis asing juga dibarengi dengan berbagai masalah yang muncul.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved