Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Untuk menjaga stabilitas pasokan pangan agar inflasi terjaga. Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) mendatangkan 25 ton Cabai dan 75 ton bawang merah dari luar daerah.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy mengatakan pihaknya bersama TPID telah melakukan Kerjasama Antar Daerah (KAD).
KAD ini menurutnya untuk menjaga stabilitas pasokan khususnya untuk cabai dan bawang merah.
"KAD ini merupakan strategi kita untuk mengendalikan inflasi, khususnya menjaga ketersediaan pasokan dan keberangkatan harga," katanya, Rabu (4/6).
Hal ini lanjutnya dilakukan. Lantaran produksi komoditas pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung belum mampu mencukupi seluruh kebutuhan masyarakat, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Sementara, Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tarmin menyampaikan bahwa KAD ini bentuk misi dagang.
Merupakan, kelanjutan dari Kesepakatan Bersama antara Provinsi Babel dengan Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 2 September 2021 serta Provinsi Babel dengan Provinsi Jawa Timur pada tanggal 24 Mei 2022.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah bersama Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas pasokan bahan pangan.
"Setiap bulan Kita kirim 25 ton Cabai mulai Juni hingga Desember dari Banyuwangi, kemudian kita juga kirim 75 ton bawang merah dari brebes,"imbuhnya.
Meskipun sudah terjalin kerja sama antara daerah, pelaku usaha tetap diimbau untuk mengutamakan hasil produksi lokal sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan swasembada di daerah sendiri. (H-1)
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, terpantau mulai stabil dan cenderung menurun, paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Telur ayam dijual Rp22 ribu per kg, sementara harga di pasaran Rp28 ribu per kg. Gula pasir dijual Rp14.500 per kg, lebih murah dibanding harga pasar Rp17 ribu per kg.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Harga cabai rawit merah yang sempat melonjak hingga Rp80.000 per kg, sekarang hanya Rp36.000 per kg. Harga telur ayam ras dari Rp30.000 menjadi Rp28.000 per kg.
Nilai tukar rial Iran jatuh ke level terendah sepanjang sejarah, memicu inflasi pangan hingga 70%.
Menjelang Ramadan 2026, Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah tidak menunggu waktu mepet untuk mengendalikan inflasi.
Komoditasnya antara lain beras premium Pamanukan, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kg, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved