Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir kembali berpotensi di 32 daerah di Jawa Tengah Sabtu (25/1), ancaman bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung semakin serius untuk diwaspadai.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sabtu (25/1) mengeluarkan peringatan dini ancaman bencana hidrometeorologi sebagai dampak potensi cuaca ekstrem yang masih akan berlangsung sepanjang hari ini cukup merata baik itu di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Solo Raya, Jawa bagian timur, Pantura hingga pesisir selatan.
Pada pagi umumnya berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur seluruh daerah di Jawa Tengah, bahkan berubah menjadi cuaca ekstrem hingga berdampak bencana hidrometeorologi yang dapat membahayakan keselamatan warga terutama di daerah rawan bencana tersebut.
"Kembali kita peringatkan ancaman bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah di Jawa Tengah, karena cuaca ekstrem berlangsung cukup merata di 32 daerah," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Farita Rachmawati.
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, lanjut Farita Rachmawati, berlangsung cukup merata dengan waktu yang bervariasi yakni di Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran dan Temanggung.
Selain itu cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, juga berpotensi di daerah Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Pekalongan, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa. "Sedangkan hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur di daerah Klaten, Sragen, Purwodadi, Surakarta dan Semarang," tambahnya.
Angin bergerak dari arah barat ke timur laut dan selatan ke barat laut berkecepatan 3-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 19-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen, ketinggian gelombang di perairan utara 0,2-1 meter serta di perairan selatan Jawa Tengah 1,25-2,5 meter.
Sementara itu bencana banjir sebelumnya merendam di sejumlah daerah Jawa Tengah seperti Demak , Grobogan, Semarang, Kendal, Batang, Pekalongan, Tegal dan Brebes sudah mulai surut, namun giliran sejumlah kawasan di Kabupaten Kudus terendsm banjir sejak Jumat (24/1) sore akibat meluapnya Sungai Wulan.
Banjir dengan ketinggian 20-60 centimeter merendam Dukuh Goleng, Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus membuat warga khawatir akan semakin tinggi, karena cuaca ekstrem masih berlangsung dan volume air di Sungai Wulan serta beberapa anak sungai lain meningkat drastis, sehingga mereka telah bersiap untuk mengungsi.
"Banjir semakin tinggi pagi ini, bahkan sepeda motor sudah tidak dapat melintas karena jalan tertutup banjir hingga lebih dari 50 centimeter, kami sedang bersiap mengungsi," kata Widodo50, salah seorang warga sembari mulai berkemas.
Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Ahmad Munaji mengatakan akibat meluapnta Sungai Wulan tersebut, banjir telah merendam 112 rumah warga di sejumlah desa di kecamatan tersebut, bahkan banjir ini mengakibatkan 277 keluarga (2.566 jiwa) terdampak meskipun belum sampai menimbulkan gelombang pengungsian.
"Sejumlah desa di daerah aliran sungai (DAS) Wulan mulai terendam banjir yakni Dukuh Goleng, Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati, Dukuh Karangturi, Desa Setrokalangan; dan Desa Banget, Kecamatan Kaliwungu," ujar Ahmad Munaji. (H-2)
BPBD Kabupaten Probolinggo mencatat dampak signifikan akibat banjir yang melanda delapan kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
Seorang warga yang terdampak banjir di Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Fokus pembersihan oleh aktivis 98 di Aceh Utara menyasar pada pekarangan Masjid Assa'adah, Meunasah (balai desa), serta akses lorong desa.
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
Senin (19/1) banjir di Kota Pekalongan meluas dari sebelumnya melanda 2 Kecamatan, kini telah merendam ribuanvrunah di 5 kecamatan yakni Wiradesa, Tirto, Sragi, Siwalan, dan Wonokerto.
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
BMKG memprediksi cuaca Jakarta hari ini 20 Januari 2026 akan diguyur hujan ringan hingga sedang secara merata. Simak detail suhu dan kelembapannya.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
Senin (19/1) banjir di Kota Pekalongan meluas dari sebelumnya melanda 2 Kecamatan, kini telah merendam ribuanvrunah di 5 kecamatan yakni Wiradesa, Tirto, Sragi, Siwalan, dan Wonokerto.
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved