Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung masih menjadi ancaman serius sejumlah daerah di Jawa Tengah. Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi terjadi di 25 daerah di Jawa Tengah.
Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Farita Rachmawati mengingatkan potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi di 25 daerah Jawa Tengah. Bahkan di perairan, ada potensi terjadinya gelombang tinggi hingga mencapai 4 meter yang bisa membahayakan aktivitas pelyaran.
"Warga yang berada di daerah dengan potensi bencana hidrometeorologi harap waspada," kata Farita Rachmawati, Rabu (22/1).
Berdasarkan pengamatan citra satelit cuaca, Rabu (22/1) pukul 05.30 WIB, pagi pada umumnya berawan dan hujan ringan turun di kawasan pegunungan dan daerah Pantura. Memasuki siang, sore hingga awal malam berpeluang terjadi hujan ringan-sedang mengguyur seluruh daerah di Jawa Tengah, bahkan dapat berubah menjadi cuaca ekstrem.
Daerah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem, menurut Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.
Sedangkan daerah berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, ungkap Farita, yakni Sragen, Purwodadi, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Surakarta, Semarang, Pekalongan dan Tegal. "Angin dari arah barat laut ke timur dan selatan ke barat laut berkecepatan 3-30 kilometer per jam, suhu udara 19-32 derajat celcius, kelembaban 60-95 persen, tinggi gelombang di perairan utara 0,75-2,5 meter dan di perairan selatan 1,3-4 meter," ungkapnya.
10 Daerah
Sementara itu Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana telah meminta pada seluruh jajaran pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah untuk siaga menghadapi ancaman bencana yang dipicu cuaca ekstrem. "Saya minta kepala daerah memastikan kesiapan lokasi pengungsian dan memberikan solusi terbaik bagi masyarakat terdampak," ujarnya.
Berdasarkan data dari BPBD Jawa Tengah, bencana hidrometeorologi yang melanda provinsi ini sampai Selasa (21/1), terjadi di 10 Daerah di Jawa Tengah yakni Brebes, Pemalang, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kendal, Pekalongan, Grobogan, Demak, Banjarnegara, dan Sragen. Hal ini berdampak ribuan rumah terendam, fasilitas umum rusak, ratusan warga terpaksa mengungsi serta ratusan hektare lahan pertanian terendam.
Nana meminta para pengungsi harus segera dievakuasi ke lokasi-lokasi yang sudah disiapkan dengan koordinasi, kolaborasi dan sinergi lintas sektor. Perlu juga untuk memperbaiki lahan-lahan yang telah beralih fungsi, guna mengurangi risiko bencana.
Sebagai bentuk tanggap darurat, Pemprov Jawa Tengah menyalurkan bantuan logistik senilai Rp478 juta untuk warga terdampak di Kabupaten Brebes yang dananya berasal dari Dinas Sosial sebesar Rp284 juta, Dinas Ketahanan Pangan Rp120 juta dan BPBD Jateng Rp74 juta.(M-2)
INTENSITAS bencana tanah longsor akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi di Kota Depok, Jawa Barat per Februari 2026 meningkat.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan tebing setinggi sekitar 30 meter longsor.
Sebanyak 35 rumah rusak berat serta tertimbun akibat tanah longsor yang terjadi pada November 2025.
BENCANA longsor yang melanda Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pada 25 November sekitar pukul 11.00 WIB menyisakan duka mendala.
BMKG pantau 3 bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang picu cuaca ekstrem di Indonesia. Waspada hujan lebat, angin kencang, dan gelombang hingga 4 meter.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait prakiraan cuaca Jawa Tengah 3 Maret 2026. Gelombang tinggi hingga 4 meter berpotensi di perairan selatan dan 2,5 meter dan potensi cuaca ekstrem
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
BMKG mengingatkan nelayan agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca terbaru sebelum melaut dan tidak memaksakan aktivitas apabila kondisi dinilai berisiko.
KEPALA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, menyampaikan curah hujan pada Maret 2026 dan musim arus mudik Lebaran 2026 masih tergolong tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved