Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UPACARA puncak peringatan bertajuk Mengenang dan Refleksi Peringatan 20 Tahun Tsunami Aceh dipusatkan di Masjid Baiturrahman Banda Aceh, Aceh, pada Kamis (26/12).
Agenda utama adalah ziarah ke makam syahid tsunami Aceh di Ulee Lheue kawasan pesisir Banda Aceh, zikir bersama dan Tausiah oleh Aa Gym. Agenda dilanjutkan dengan renungan sekaligus Thanks The World (Terima kasih Dunia), beranjak dari masa lalu menuju masa depan Aceh bersyariat. Selain itu, akan digelar penobatan penghargaan kepada 53 negara donor yang pernah membantu Aceh kala itu. Baik negara-negara yang berada di garis depan ketika masih situasi darurat atau turun langsung pada proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascatsunami yang terjadi pada Kamis, 26 Desember 2004 silam itu.
Kepala Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh, Zahrol Fajri, kepada Media Indonesia, Rabu (25/12) mengatakan di antara rangkaian acara ada satu agenda penting saat detik-detik tsunami berlalu. Itu adalah membunyikan sirene mitigasi tsunami selama tiga menit yaitu mulai pukul 07.59 WIB hingga 08.2 WIB. Dikatakan Zahrol, sirene akan meraung di enam titik lokasi dipasangnya peringatan tsunami Aceh, meliputi Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Masing-masing tersebar di lokasi terpasangnya Early Tsunami System yaitu depan Kantor Gubernur Aceh (Kota Banda Aceh, Blqng Oi (Banda Aceh), Kajhu (Kabupaten Aceh Besar), Lhok Nga (Aceh Besar), dan Lam Awe (Aceh Besar). Selain itu, sirene juga akan berbunyi di persimpangan lampu traffic light (lampu merah) yang ada dalam wilayah Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.
"Selama 3 menit bunyi sirene itu seluruh warga baik yang ada di jalan, rumah atau ditengah laut untuk berhenti atau berdiam sejenak. Seraya berdoa untuk keselamatan dan memohon rahmat terhadap korban ratusan ribu korban tsunami. Saat itu lah kita hening sejenak menyerahkan diri kepada Sang Khaliq," tutur Zahrol Fajri.
Ia berharap kepada warga jangan panik kala terdengar raungan bunyian serene nanti. Karena itu bukanlah datang situasi darurat, tapi hanya untuk melawan lupa terhadap peristiwa dahsyat yang pernah terjadi.
"Semua kita bersyukur atas rahmat-Nya dan bersabar kala cobaan datang," demikian Zahrol Fajri. (MR/J-3)
DI tengah selimut duka akibat banjir besar Rabu 26-27 November lalu, kini masyarakat Aceh khusyuk dan khidmat larut dalam doa memperingati 21 tahun bencana alam tsunami.
Tragedi Tsunami Aceh 2004 diabadikan melalui monumen, museum, dan karya seni, termasuk dua film inspiratif, Hafalan Shalat Delisa (2011) dan Aceh: Beyond the Tsunami (2017).
Tsunami adalah gelombang laut besar yang dihasilkan aktivitas geologis seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, atau longsor bawah laut. Ini proses terjadinya tsunami.
Ini tujuh tsunami terbesar di dunia yang menelan banyak korban jiwa dan menyebabkan kerusakan besar, mulai dari Tsunami Lisbon (1755) hingga Tsunami Tohoku Jepang (2011).
Dua dekade setelah tsunami dahsyat melanda Aceh pada 26 Desember 2004, daerah-daerah yang dulu hancur kini telah bangkit dengan semangat ketangguhan.
Pasca-tsunami 2004, Indonesia, khususnya Aceh, memperkuat sistem mitigasi bencana dengan memperkenalkan Ina-TEWS (Indonesia Tsunami Early Warning System).
Acara bertajuk Doa Bersama 20 Tahun Tsunami, Ceramah Mitigasi Bencana, dan Peluncuran Buku Diplomasi Bencana karya Dosen Hukum USK Sulaiman Tripa ini digelar di A&R Coffee, Lamgugob, Banda Aceh pada Kamis (26/12) atau bertepatan saat detik-detuk terjadi gempa bumi 9,3 pada Skala Richter (SR) 26 Desember 2004 silam.
Pembangunan hutan pesisir atau vegetasi alami seperti pandan laut dan mangrove juga menjadi solusi berbasis ekosistem untuk meredam energi gelombang tsunami.
Bersamaan peringatan 20 tahun bencana dahsyat yang meluluhlantakkan Aceh ini, Pemerintah Aceh juga mengundang dan menobatkan penghargaan kepada perwakilan negara-negara donor.
Dikatakan Muttaqin, selain kehilangan ayah tercintanya yang meninggal terbawa arus tsunami, ada sekitar 200 anggota kerabat atau keluarga besar mereka juga berpulang saat itu. Lalu 15 orang di antaranya adalah kerabat dekat.
MARTUNIS menjadi simbol harapan saat Aceh hancur diterjang gempa dan tsunami 20 tahun silam. Bocah yang saat itu berusia 7 tahun dijadikan anak angkat oleh bintang sepak bola Cristiano Ronaldo
Museum Tsunami Aceh adalah simbol peringatan dan pembelajaran penting tentang bencana alam yang pernah mengguncang Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved