Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI Minggu ke-49 tahun 2024. Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengalami peningkatan. Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Kabupaten Bangka Boy Yandra membenarkan ada peningkatan kasus DBD Babel.
"Hingga Minggu ke-49, kasus DBD di kita ada 418 orang tersebar di delapan kecamatan,"Kata Boy. Rabu (11/12).
Ia merincikan 418 kasus tersebut terbanyak ada di kecamatan Sungailiat 169 kasus, Tertinggi di Puskesmas Sinarbaru kemudian Puskesmas Sungailiat.
Sedangkan selanjutnya kecamatan Baturusa 89 kasus,Riau Silip 41 kasus, Belinyu 40 kasus, Pemali 39 Kasus, Medo Barat 12 Kasus, Bakam 21 Kasus dan Puding 7 Kasus."Dari 418 kasus ini. 6 diantaranya meninggal,"ujarnya.
Untuk kasus meninggal menurut Boy juga mengalami peningkatan dari 4 kasus menjadi 6 kasus. Upaya-upaya yang dilakukan HAKLI bekerja sama dengan Dinkes Bangka dan Puskesmas melakukan sosialisasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
"Setiap jumat kami bersama-sama melakukan gerakan PSN dengan membagikan abate ke masyarakat serta menaburkannya," katanya.
"Jika ada kasus, akan dilakukan penyelidikan epidemiologi,kemudian Pemberantasan jentik nyamun dan fogging untuk nyamuk dewasa,"terangnya.
Selain itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan membentuk Jumantik di rumah masing-masing siswa.
"Setiap senin siswa lapor jika ditemukan jentik nyamuk di rumahnya masing-masing,"imbuhnya.
Pihaknya berharap dengan upaya itu, hingga tutup tahun 2024 nanti tidak ada lagi penambahan kasus, kendati saat ini sudah musim hujan. (Z-9)
Pada Januari dilaporkan terjadi 54 kasus DBD. Jumlahnya turun signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Dinas Kesehatan Garut masih melakukan edukasi kepada masyarakat supaya kasus DBD dapat ditekan dan menceggah ada korban jiwa.
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
BERDASARKAN data Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung (Babel) jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mencapai 111 orang pada April 2025.
Pada periode Januari hingga Oktober 2024 jumlah kasus DBD di Bangka Tengah mencapai 167 kasus dengan satu pasien meninggal dunia.
Pasien kasus DBD Babel meninggal karena terlambat mendapatkan penanganan medis, juga disebabkan adanya penyakit lain yang diderita pasien, usia lanjut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved