Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN rumah di Desa Waringinsari Kecamatan Takokak Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, rusak akibat tanah longsor dan pergerakan tanah, Jumat (23/11) malam. Lokasi rumah yang mengalami kerusakan tersebar di 9 kampung.
Kepala Desa Waringinsari, Nadir Muharam Abdurahman, mengatakan bencana hidrometeorologi berupa tanah longsor dan pergerakan tanah dipicu hujan deras sejak Jumat siang hingga malam. Kondisi tanah yang labil mengakibatkan terjadinya pergeseran tanah.
"Pada Jumat terjadi hujan sejak pukul 13.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Setelah hujan, kemudian terjadi pergerakan tanah dan longsor," kata Nadir dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (23/11).
Hasil pendataan sementara di lapangan, jumlah rumah yang rusak sekitar 93 unit. Dari jumlah itu, sebanyak 25 unit mengalami rusak berat, 35 unit rumah rusak sedang, dan 33 unit rusak ringan.
Lokasi yang terdampak berada di Kampung Cibuluh RT 001/004, Kampung Bobojong RT 005/004, Kampung Sinar Pusaka RT 002/004, Kampung Buniwangi RT 003/005, Kampung Sukarama RT 002/005, Kampung Datar Peuteuy RT 004/003, Kampung Cicadas RT 001/003, Kampung Sukarilah RT 002/002, dan Kampung Nangka Kembang RT 001/001. Tidak ada korban luka maupun jiwa pada peristiwa tersebut.
Saat ini warga memerlukan tenda pengungsian. Sementara ini, warga diungsikan sementara ke tempat lebih aman. "Warga yang rumahnya rusak, terutama rusak berat, sementara waktu mengungsi ke tetangga atau kerabat terdekat," terang dia.
Sebagian warga juga berupaya mengevakuasi barang-barang di dalam rumah. Sebab, dikhawatirkan terjadi bencana susulan mengingat curah hujan masih cukup tinggi. "Kami sudah melaporkan kejadian ini ke kecamatan serta ke pemerintah daerah dan instansi terkait untuk penanganannya. Permohonan logistik juga sudah diajukan sekaligus mencari titik aman bagi pengungsi," pungkasnya. (S-1)
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Pembangunan renovasi bangunan rutilahu milik almarhum dikerjakan setelah terlebih dulu dilakukan survei dan kajian.
Data anak yang kedapatan tidak sekolah itu diperoleh dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). Pendataan dilakukan melalui hasil survei pada tahun lalu.
Upaya mensterilkan lahan eks TPA Pasirsembung akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga.
Rute kereta api wisata Jaka Lalana diharapkan bisa memperkuat potensi penerimaan pendapatan daerah karena Cianjur akan menjadi destinasi para wisatawan.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
DALAM empat hari puluhan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved