Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) KGPAA Paku Alam X meminta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) bergerak cepat dan maksimal untuk menurunkan angka stunting di wilayahnya. TPPS diminta melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak dan memberi perhatian ekstra pada kearifan lokal (local wisdom) yang ada di DIY.
Selama ini, kata KGPAA Paku Alam X, menjalankan konsep 4K yakni kampung, kantor, kampus dan keraton. Konsep ini menunjukkan semua pihak harus selalu bersinergi dan berkolaborasi guna menangani persoalan di DIY.
"Konsep ini membuat DIY selalu mengedepankan warga sebagai subjek, bukan objek,” ungkap KGPAA Paku Alam X ketika menerima kunjungan Kepala BKKBN DIY Muhammad Iqbal Apriansyah di kantor Wakil Gubernur, Gedhong Pareanom, Kepatihan, Selasa (29/10).
Sri Paduka, sapaan sehari-hari Wakil Gubernur DIY itu, menyebut penanganan stunting terbilang gampang-gampang susah. Berdasarkan pengalaman di DIY, penyandang stunting belum tentu berada di keluarga yang kurang atau tidak mampu. "Sebagian penyebab kejadian stunting justru dikarenakan local wisdom yang ada," tegasnya.
Menurutnya, ada budaya atau kebiasaan yang penting anak tidak sulit makan sehingga sering diberikan asupan "waton wareg" atau asal kenyang. Ia menjelaskan, kalau hanya diberi nasi dan kuah bakso jelas tidak bisa memenuhi kebutuhan gizi anak.
"Kejadian-kejadian seperti ini bisa menjadi dasar merumuskan pendekatan agar penanganan stunting berhasil dilakukan,” ungkap Sri Paduka.
Menurut Sri Paduka, penanganan stunting tidak bisa dilakukan sesaat karena sangat erat kaitannya dengan perilaku masyarakat. Untuk penanganannya, BKKBN DIY bisa menggandeng para kader KB maupun kader PKK yang kesehariannya bersinggungan langsung dengan masyarakat.
“Pihak yang di lapangan pasti lebih tahu bagaimana pendekatan paling cocok, jadi manfaatkanlah mereka agar stunting di DIY bisa semakin ditekan. Saya merasa DIY dapat dipercaya atau diamanahi pemerintah pusat dalam melaksanakan program terkait perbaikan gizi,” tutur Sri Paduka.
Pada pertemuan ini hadir pula Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk DIY Erlina Hidayati Sumardi dan Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie.
Kepala BKKBN DIY Mohamad Iqbal Apriansyah menuturkan kedatangannya ini sekaligus melaporkan rencana pihaknya menggelar Forum Koordinasi TPPS DIY pada Rabu (30/10). Pihaknya berharap Sri Paduka bisa hadir dan membuka acara tersebut.
“Terkait pelaksanaan program penangulangan stunting, tentu kami akan mencari pendekatan-pendekataan apa saja yang cocok dengan masyarakat, pasti beda antara kabupaten/kota yang satu dengan yang lain,” kata Iqbal.
Diungkapkan Iqbal, angka stunting DIY berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 berada di angka 18%. Namun, pihaknya bersama kabupaten/kota se-DIY yakin angka stunting di tahun 2024 nanti akan mengalami penurunan signifikan. “Alhamdulillah tentu semua ini berkat pelaksanaan berbagai program penurunan angka stunting yang sudah kami lakukan,” tukasnya.(M-3)
Hingga saat ini baru sekitar 40% wajib pajak di DIY yang telah mengaktivasi akun Coretax.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
Kemendagri menyebut DIY berhasil menjaga keseimbangan sosial melalui pendekatan kultural.
Fase awal gerhana penumbra akan dimulai pukul 22:26 WIB, puncak gerhana terjadi pada Senin (8/9) dini hari pukul 01:11 WIB, dan berakhir sekitar pukul 03:56 WIB.
Di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh membatasi masyarakat dalam menggunakan media sosial karena itu dijamin oleh konstitusi.
Ketiga kepada daerah itu adalah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
MENTERI Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, kearifan lokal harus dimanfaatkan dalam upaya menjaga kelestarian hutan dan Daerah Aliran Sungai (DAS).
Di tengah arus globalisasi dan penetrasi teknologi digital, muncul kekhawatiran baru, apakah anak-anak Indonesia masih tumbuh dengan akar budaya, alam, dan kearifan lokalnya sendiri?
Kemenekraf/Bekraf melalui Direktorat Film, Animasi, dan Video, Deputi Bidang Kreativitas Media, menyelenggarakan kegiatan Bicara Film: Merayakan Kearifan Lokal Lewat Sinema
Toba Creative Festival tersebut bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Kemenhut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Papua, atas munculnya kekecewaan terkait pemusnahan barang bukti berupa ofset dan mahkota cenderawasih
Sebab bila manusia merusak atau mengabaikan alam, maka alam akan marah dan memberi peringatan melalui bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved