Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR air laut pasang (rob) masih merendam sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah Jumat (25/10), hujan dengan intensitas ringan-sedang berpotensi turun di sebagian besar daerah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi pada sore hingga awal malam.
Pemantauan Media Indonesia, Jumat (25/10) pagi cuaca di seluruh Jawa Tengah cerah dan berawan, namun genangan banjir rob masih terlihat merendam di sejumlah kawasan di beberapa daerah di Pantura Jawa Tengah seperti Pekalongan, Semarang dan Demak dengan ketinggian berkisar 0,2-1,1 meter terutama di sekitar pesisir.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang mengungkapkan banjir rob Jumat (25/10) di pesisir Pantura Jawa Tengah pada periode pertama berlangsung mulai pukul 02.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB, kemudian periode kedua pukul 15.00-18.00 WIB dan periode ketiga 23.00-24.00 WIB dengan rata-rata ketinggian 0,6 meter.
"Diminta warga berada di kawasan persisir waspada rob, karena akan mengganggu aktivitas transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, petani garam, budidaya ikan darat," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Wahyu Sri Mulyani.
Sementara itu Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N mengatakan potensi hujan dengan intensitas ringan-sedang masih turun di sebagian besar daerah di Jawa Tengah, terutama terjadi sore hingga awal malam di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, meskipun tidak disertai angin kencang dan kilatan petir.
Hujan ringan-sedang berpotensi turun di Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo dan Temanggung, lanjut Arif, sedangkan hujan ringan diperkirakan turun di Purwokerto, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Purwodadi, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Ungaran, Kajen, Slawi, Magelang, Salatiga, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.
Angin bertiup dari arah barat laut ke timur berkecepatan 3-25 kilometer per jam, tutur Arif, suhu udara berkisar 19-35 derajat celsius dan kelembaban udara berkisar 45-95 persen. "Ketinggian gelombang di perairan utara berkisar 0,1-0,75 meter dan di persiapkan selatan gelombang 1,25-2,5 meter," tambahnya. (H-2)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis ikhtisar cuaca untuk tanggal 10 Februari 2026.
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
Fokus utama dinamika atmosfer saat ini tertuju pada pemantauan Bibit Siklon Tropis 98P di daratan Australia bagian utara
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang berlaku untuk Selasa, 27 Januari 2026.
Memasuki puncak musim hujan, warga Jakarta diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang berencana menghabiskan akhir pekan di luar ruangan.
Adanya Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Indonesia dengan kecepatan angin maksimum sekitar sistem mencapai 15 knot (28 km/jam) dan tekanan udara 1001 hPa.
DINAMIKA atmosfer saat ini menunjukkan Siklon Tropis Mitchell yang berada di perairan barat Australia semakin bergerak menjauhi wilayah Indonesia, sehingga dampaknya tidak lagi signifikan.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Meski secara umum cuaca terpantau stabil, BMKG menyebut potensi hujan ringan masih berpeluang terjadi secara lokal di sejumlah wilayah.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat Sumatra Utara pada Jumat, 6 Februari 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi cuaca signifikan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat, 6 Februari 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sejumlah wilayah pada 5 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved