Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia, Rabu, 18 Maret 2026, dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang cukup aktif. Salah satu faktor utamanya adalah terbentuknya sirkulasi siklonik di beberapa wilayah perairan Indonesia.
Sirkulasi siklonik diperkirakan muncul di Samudra Hindia barat daya Banten, Laut Timor, serta Laut Arafura bagian selatan Papua Selatan. Fenomena ini memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi, yaitu pertemuan massa udara yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan.
Kondisi tersebut terpantau di sejumlah wilayah perairan dan daratan, seperti Samudra Hindia barat daya Banten, Laut Timor, Nusa Tenggara Timur, hingga Laut Arafura di sekitar Papua Selatan. Selain itu, daerah konvergensi juga diperkirakan terbentuk di berbagai wilayah daratan Indonesia, mulai dari Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sumatra Barat, hingga Lampung.
Wilayah lain yang berpotensi mengalami kondisi serupa antara lain Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, Maluku, hingga sejumlah provinsi di Papua.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah. Daerah yang diperkirakan mengalami kondisi tersebut antara lain Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, serta Papua Pegunungan.
Selain itu, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah lain di Indonesia. Kondisi ini berkaitan dengan aktivitas konfluensi di pesisir barat Sumatera, Laut Jawa, serta sebagian wilayah Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.
Fenomena atmosfer seperti ini lazim terjadi ketika massa udara dari berbagai arah bertemu dan mendorong pembentukan awan hujan yang lebih intens.
Untuk wilayah Indonesia bagian barat, BMKG memperkirakan potensi hujan disertai petir di Banjarmasin dan Tanjung Selor. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diperkirakan terjadi di Semarang.
Hujan ringan juga berpotensi turun di sebagian besar wilayah Sumatera, Serang, Bandung, Surabaya, Pontianak, Palangkaraya, serta Samarinda. Adapun Jakarta dan Yogyakarta diperkirakan mengalami kondisi berawan tebal.
Di wilayah Indonesia bagian timur, potensi hujan petir diperkirakan terjadi di Manado, Kendari, dan Nabire. Hujan dengan intensitas sedang diprakirakan turun di Merauke, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di Denpasar, Mataram, Kupang, sebagian besar wilayah Sulawesi, Ternate, Ambon, serta sebagian besar wilayah Papua.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca dan meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi. (Intan Safitri/E-4)
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 18 Maret 2026 didominasi berawan dengan suhu panas mencapai 34°C. Waspada potensi hujan di Jakarta Timur.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sebagian wilayah Indonesia pada Sabtu, 14 Maret 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memperkirakan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat pada Rabu, 11 Maret 2026.
BMKG merilis peringatan dini cuaca Jakarta Selasa 10 Maret 2026. Waspada potensi hujan petir di Jaksel dan Jaktim serta angin kencang di Jakarta Utara.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Indonesia pada Selasa, 10 Maret 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved