Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Nusa Tenggara Timur (NTT) terbakar pada Selasa (24/9) malam. Karena kejadian itu, hamper seluruh berkas penting yang ada di lantai tersebut tidak bisa diselamatkan.
"Ruang bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, ruang kerja kepala dinas, aula habis terbakar," ujar Kepala Dinas Kesehatan NTT dokter Iien Adriany.
Ia mengatakan setiap divisi akan melakukan identifikasi untuk mendata dokumen penting apa saja yang terbakar.
Baca juga : Kebakaran Hebat Landa Pusat Pertokoan di Maumere, NTT, 6 Ruko Dilalap Api
"Belum diidentifikasi apa aja yang terbakar. agi ini kita koordinasi dan identifikasi," imbuhnya.
Untuk saat ini, seluruh pegawai telah pindah ke Gedung Laboratorium Kesehatan (Labkes) Provinsi yang berada di belakang gedung dinas kesehatan.
Badan Aset Daerah sedang melakukan pendataan gedung untuk dijadikan sebagai kantor sementara dinas Kesehatan. "Kita masih menunggu koordinasi dengan badan aset, di mana kita akan berkantor," katanya.
Kebakaran terjadi pukul 19.30 Wita saat seluruh pegawai sudah pulang kantor. Warga yang melihat kebakaran tersebut berusaha menyelamatkan aset yang ada di lantai 1 seperti kursi dan sebuah lemari.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan respons yang cukup impresif dengan tiba di lokasi kejadian hanya enam menit setelah laporan diterima, yakni pukul 21.31 WIB.
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pedongkelan Belakang, RT 03/RW 14, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/1) dini hari.
KEPULAN asap pekat masih membubung dari area pabrik sandal Swallow PT Garuda Mas Perkasa hingga Kamis (29/1) sore.
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved