Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PENDIDIKAN vokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) harus siap menghadapi tantangan revolusi industri 4.0 dan perubahan ekonomi global menuju era pascaindustri.
Oleh sebab itu, Sekda DIY, Beny Suharsono, menekankan pengembangan pendidikkan vokasi harus terintegrasi dan berkelanjutan dengan
berfokus pada penguatan kemitraan antara lembaga pendidikan vokasi dengan dunia industri, guna menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan siap kerja.
"Perlu diambil angkah strategi yang mencakup peningkatan upskilling dan reskilling bagi tenaga pengajar vokasi, memastikan relevansi kurikukum dengan kebutuhan industri, serta mendorong adopsi teknologi digital dan keterampilan lintas fungsional," terang dia dalam Diskusi Publik dan Partnership Gathering Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) DIY dengan mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Kamis (12/9) Malam.
Baca juga : Pendidikan Vokasi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri Perlu Keselarasan
Ekosistem kemitraan yang berorientasi pada potensi daerah juga perlu diperkuat. Dengan demikian, inovasi yang dihasilkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Ia pun berharap, dalam jangka panjang, vokasi harus didorong untuk mampu beradaptasi dengan perubahan global dan memiliki mindset kolaboratif, tidak hanya menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan teknis.
"Melalui pendekatan yang komprehensif ini, DIY dapat menjadi pusat unggulan pendidikkan vokasi yang tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tapi juga bersaing di kancah nasional dan internasional," ucapnya.
Baca juga : Pemerintah dan Dunia Usaha Kolaborasi Tingkatkan Mutu SDM Industri
Ketua Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) DIY, Wiryanta, menyampaikan program partnership gathering ini merupakan penutup dari
rangkaian acara Festival Inovokasia 2024 yang mengusung tema Vokasi Menuju Indonesia Emas 2045.
Program tersebut memiliki lima kegiatan yaitu, pameran produk vokasi dan job fair yang dilaksanakan di Gelanggang Kajian dan Kreativitas UGM, media bootcamp yang diikuti oleh sekitar 21 perusahaan media di DIY dan Jawa Tengah, pembuatan video dokumenter tentang permasalahan ketenagakerjaan di DIY, diskusi publik dan partnership gathering.
Wiryanta mengungkapkan, program tersebut dimulai pertengahan 2023 sampai dengan pertengahan 2024. Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi DIY terdiri dari Sekolah Vokasi UGM, Vokasi UNY dan Akademi Komunitas Negeri Seni Budaya Yogyakarta.
Baca juga : Hubungan Kemitraan Dunia Pendidikan Vokasi dan Industri Perlu Diperkuat
"Tujuannya adalah untuk mempererat link and match antara satuan pendidikan vokasi (SMK, lembaga pelatihan, pendidikkan vokasi) dengan mitra DUDI (dunia usaha dan dunia industri)," terang dia.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran Universitas Gadjah Mada, Prof Wening Udasmoro, menambahkan, kegiatan ini menjadi bagian dari usaha bersama dalam memperkuat kemitraan antara satuan pendidikan vokasi, mulai dari SMK, lembaga pelatihan hingga perguruan tinggi vokasi, dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dan juga dengan media.
"Kehadiran lebih dari 150 mitra dari berbagai sektor industri, dari berbagai wilayah di Indonesia dan DIY, menunjukkan bahwa kolaborasi antara pendidikan vokasi dan industri memiliki potensi besar untuk mengakselerasi pembangunan ekonomi berbasis keahlian dan keterampilan," terang dia.
Partnership Gathering Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) DIY dengan mitra DUDI diharapkan menjadi landasan kokoh, untuk memperkuat sinergi dalam mengembangkan ekosistem pendidikkan vokasi yang unggul dan relevan dengan kebutuhan zaman. (AT/J-3)
Sertifikasi yang merupakan syarat fundamental guna memasuki pasar kerja global, akan dimaksimalkan supaya bisa dilakukan di dalam negeri.
Lulusan pendidikan Vokasi dituntut tidak hanya adaptif, tetapi juga memiliki kompetensi digital yang kuat agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempertegas komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) industri yang unggul melalui penyelenggaraan Wisuda Serentak Politeknik.
Kemendikdasmen melalui Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan pendidikan inklusif.
Kemitraan berkelanjutan mampu memberikan manfaat berlapis, salah satunya memperkuat kapasitas institusi pendidikan sebagai penyedia talenta.
Kegiatan edukasi investasi di SMK Metland menunjukkan komitmen kuat dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang melek finansial sejak dini.
MORAZEN Yogyakarta mengimplementasikan program MORA Impact melalui pengembangan MORA Learning Corner dan MORA Edu Care di SD Negeri Temon, Kecamatan Temon, Kulon Progo.
CURAH hujan tinggi yang turun beberapa hari ini mengakibatkan tanah ambles dan musala roboh.
GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X menanggapi laporan protes dari orangtua siswa mengeluhkan menu MBG berupa roti selama Ramadan
PENCIPTA lagu Darah Juang, Johnsony Maharsak Lumban Tobing atau John Tobing meninggal dunia. Kabar duka itu dibenarkan oleh aktivis Jogja Police Watch, Baharuddin Kamba
Masyarakat yang berpartisipasi akan mendapatkan imbalan sebesar Rp5.500 untuk setiap satu liter minyak jelantah yang disetorkan.
HARGA pangan di Yogyakarta di momen awal puasa Ramadan 2026 menunjukkan kenaikan signifikan. Dari hasil pemantauan, beberapa harga komoditas masih tinggi dan membuat warga khawatir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved