Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian berkolaborasi dengan PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) dan Politeknik Akademi Teknik Industri Makassar meresmikan kelulusan 30 peserta beasiswa pendidikan vokasi industri setara Diploma 1 untuk program studi Teknik Pengelasan.
Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman meminta para peserta pendidikan vokasi dapat mengimplementasikan dengan baik ilmu yang didapat. Itu akan menjadi nilai tambah dalam meningkatkan daya saing di pasar kerja.
"Terlebih di era yang kian kompetitif, sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan terampil sangat dibutuhkan," ujar Qomaruzzaman melalui keterangan tertulis, Sabtu (8/6).
Baca juga : Hubungan Kemitraan Dunia Pendidikan Vokasi dan Industri Perlu Diperkuat
Ia mengatakan program beasiswa itu dikhususkan untuk mengembangkan kapasitas generasi muda terutama di kawasan Indonesia timur. Atas dasar itu, seluruh peserta diambil dari berbagai daerah di Indonesia timur seperti Papua Barat, Maluku Utara dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pendidikan vokasi dilaksanakan dengan komposisi materi link and match dengan bekal teori hingga praktik dunia industri, utamanya bidang pengelasan peralatan pabrik sesuai program studi yang diambil.
"Selain memperoleh ijazah setara Diploma 1, seluruh peserta yang dinyatakan kompeten juga mendapatkan sertifikat profesi dari BNSP berdasarkan hasil uji kompetensi jelang kelulusan, termasuk Sertifikat Praktik Kerja Industri (Prakerin) dari Pupuk Kaltim, sebagai bentuk pengakuan telah mengikuti pendidikan selama waktu yang ditentukan," terang Qomaruzzaman.
Baca juga : Program Pemadanan Dukungan Perkuat Daya Saing Industri dengan Pendidikan Vokasi
Adapun, Kepala BPSDMI Kemenperin Masrokhan mengungkapkan pihaknya terus memprioritaskan program pengembangan SDM di bidang industri supaya memiliki daya saing secara global.
"Hal ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya Pupuk Kaltim, yang menunjukkan komitmen serius untuk pengembangan kapasitas masyarakat agar siap terjun di dunia kerja," tuturnya.
Ia pun mengapresiasi Pupuk Kaltim yang telah memfasilitasi dan melaksanakan program guna mendorong penguatan kapasitas masyarakat. (Z-11)
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
Farhan menyebut, dalam pendekatan yang lebih logis, penerima beasiswa negara seharusnya memiliki komitmen moral untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia.
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) masih menghitung besaran dana beasiswa yang akan dikembalikan oleh alumni Arya Iwantoro, suami Dwi Sasetyaningtyas
Pengamat soroti polemik mantan penerima beasiswa LPDP. Simak analisis mengenai celah aturan, dilema karier, dan urgensi perencanaan tenaga kerja nasional.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Stella Chrstie ikut memberikan tanggapan terkait alumni LPDP viral karena ogah anaknya menyandang status WNI.
Kejagung mendalami dugaan korupsi ekspor CPO dan turunannya. Lebih dari 30 saksi diperiksa dan 11 tersangka telah ditahan selama 20 hari.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong penguatan struktur industri logam nasional guna menopang pertumbuhan ekonomi dan mendukung agenda industrialisasi berkelanjutan.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memimpin rapat perdana bersama jajarannya pada awal tahun 2026 dengan agenda utama membahas program restarting bagi industri kecil.
Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menargetkan pertumbuhan PDB industri pengolahan non migas (IPNM) 2026 di angka 5,51%.
Juru Bicara (Jubir) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Febri Hendri Antoni Arif menyampaikan bahwa nilai Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Desember 2025 berada di angka 51,9.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved