Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN Negeri Lembata, Nusa Tenggara Timur, Jumat (6/9), kembali menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan ruas jalan yang bersumber dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2022.
Sebelumnya, pada pekan lalu, pihak Kejari Lembata telah menetapkan dan menahan dua tersangka dugaan korupsi pembangunan SLBN.
Ketiga tersangka dugaan korupsi pembangunan ruas jalan itu yakni Kuasa Direktur CV Lembata Jaya berinisial LYL, Pejabat Pembuat Komitmen berinisial AP, dan konsultan pengawas, YM.
Baca juga : Curiga Lampu Rumah tak Menyala, Perempuan di Lembata NTT Ditemukan Tewas dalam Kamar
Adapun, LYL tidak hadir di kantor Kejaksaann Negeri Lembata, saat ditetapkan statusnya sebagai tersangka karena alasan sakit.
Kepala Kejaksaan Negeri Lembata Yupiter Selan didampingi Kasi Intel Teddy Valentino menjelaskan, berdasarkan uji labarotorium di Politeknik
Negeri Kupang, dari 19 Segmen ruas jalan yang dikerjakan CV Lembata Jaya terdapat beberapa segmen ruas jalan yang tidak memenuhi spesifikasi hingga menyebakan Negara merugi Rp2.591.974.000.
Pada tahun 2022, Dinas PUPR Kabupaten Lembata mendapatkan alokasi dana yang bersumber dari dana PEN tahun 2022 untuk membiayai paket Peningkatan Jalan Sp Lerahinga-Sp Banitobo (segmen Lerahinga-Banitobo-Lamalela) Kabupaten Lembata. Pagu dana tersebut sebesar Rp6.000.000.000.
Baca juga : Kejati NTT Tahan 3 Tersangka Korupsi Renovasi 14 Sekolah di Alor
Ia menjelaskan, berdasarkan Surat Perjanjian (SP) Nomor: 02/SP/Lerahinga-Lamalela/PPK-PEN/VII/2022, tanggal 7 Juli 2022 dengan nilai kontrak sebesar Rp5.691.906.362. Kuasa Direktur CV Lembata Jaya LYL bersama dengan Pejabat Pembuat Komitmen AP mengikatkan diri untuk menyelesaikan pekerjaan sejak 11 Juli 2022 selama 150 hari kalender.
"Kejari Lembata sebelumnya telah melakukan penyelidikan sesuai Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Lembata. Kemudian dilanjutkan dengan ekspose perkara di Kejati NTT dan ditingkatkan ke tahap penyidikan sampai dengan selesai terhadap Paket Pekerjaan peningkatan jalan Sp Lerahinga-Sp Banitobo (segmen Lerahinga-Banitobo-Lamalela) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lembata tahun anggaran 2022," ucap Selan.
Selan menjelaskan pada tahap penyidikan, tim penyidik telah memeriksa 22 saksi di antaranya dari pihak Dinas PUPR Bidang Bina Marga Kabupaten Lembata, pokja sampai dengan masyarakat penjual material. Jaksa Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejari Lembata juga telah melakukan pemeriksaan terhadap ahli.
"Berdasarkan hasil pekerjaan di lapangan, sebanyak 19 segmen setelah dilakukan uji lab di Politeknik Negeri Kupang terdapat beberapa segmen yang tidak memenuhi spesifikasi dan berdasarkan Laporan hasil Pemeriksaan Akuntan Profesional Politeknik Negeri Kupang ditemukan adanya kerugian keuangan Negara sebesar Rp.2.591.974.000," jelas Selan.
Bahwa berdasarkan hasil ekspose bersama Kejati NTT pada 21 Agustus 2024, dan fakta yang terungkap dari penyidikan berdasarkan dua alat bukti yang ditemukan penyidik menetapkan Kuasa Direktur CV Lembata Jaya, LYL, Pejabat Pembuat Komitmen, AP, dan konsultan pengawas, YM, sebagai orang yang paling bertangung jawab atas paket pekerjaan tersebut dengan sangkaan primer Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah di ubah dan di tambah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP subsider Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 Jo UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (PT/J-3)
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Lembata membutuhkan investasi yang ramah lingkungan, meskipun beberapa sektor strategis kerap mendapat penolakan dari sebagian masyarakat.
Berdasarkan pengamatan instrumental, aktivitas kegempaan masih didominasi oleh gempa hembusan dengan jumlah mencapai 1.340 kejadian.
DINAS Kesehatan Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, bersama Puskesmas Lewoleba melakukan tindakan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Lewoleba Barat, Selasa (18/11).
SENJA baru saja turun di Taman Kota Lewoleba, Ibu Kota Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/11), ketika satu per satu obor mulai menyala.
Kepala Stasiun Meteorologi El .Tari Kupang, Sti Nenot’ek, mengimbau masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat
HARI Studi dan HUT ke-50+1 Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (17/12).
Masyarakat diminta waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di sejumlah wilayah.
PADA tahun depan, hasil penjualan 100 koleksi perhiasan Universe akan didonasikan untuk membangun dua sekolah, saluran air bersih, dan program peningkatan gizi anak-anak di NTT.
Program Desa Sejahtera Astra Bajawa, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, membina ekosistem kopi artisan dan mendorong tumbuhnya usaha produktif berbasis masyarakat.
Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kelas usaha (scaling-up) dan memperluas jaringan pemasaran melalui rantai pasok sektor pariwisata, perhotelan, agribisnis dan perdagangan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved