Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengusahaan Batam (BP Batam) menerima kunjungan benchmarking Tim BPK RI Keuangan Negara III di Marketing Center BP Batam, pada Selasa (27/8). Rombongan dipimpin oleh Pengendali Teknis BPK RI, Dwi Hary Prasojo, dan diterima oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan
BP Batam, Alexander Zulkarnain.
Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan transfer ilmu dan pengalaman terkait pemanfaatan aset-aset BP Batam. Hasil kunjungan diharapkan dapat diimplementasikan kepada Badan Layanan Umum (BLU) lainnya di Indonesia, khususnya yang dikelola langsung di bawah Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).
Kegiatan diisi dengan diskusi seputar pemanfaatan aset dalam berbagai layanan, meliputi alokasi tanah, sewa lahan, kawasan olahraga Temenggung Abdul Jamal, dan properti.
Baca juga : BP Batam Raih Opini WTP Delapan Kali Berturut-turut
"Aset yang dikelola dengan manajemen yang benar dan jelas akan menjaga nilai aset yang dimiliki agar tetap stabil dan membantu kinerja BP Batam untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Batam," katanya,
Rabu (28/8).
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa BP Batam tidak hanya fokus pada pemeliharaan aset fisik, tetapi juga berupaya memperbaiki kualitas pelayanan publik. Upaya ini dilakukan melalui optimalisasi sistem teknologi informasi dan telekomunikasi yang terintegrasi, mulai dari tahap perencanaan hingga pengawasan.
Dwi Hary Prasojo, mewakili Tim BPK RI, menyampaikan apresiasi atas kesediaan BP Batam menerima kunjungan mereka. "Sebagai BLU dengan nilai pengelolaan aset dan pendapatan terbesar di Indonesia, kami merasa terhormat mendapatkan kesempatan ini," ungkapnya.
Baca juga : BP Batam Raih Opini WTP Keenam Kalinya
Menurut dia, metode manajemen dan success story BP Batam nantinya akan akan dijadikan kriteria bagi pemeriksaan kinerja pemanfaatan aset BLU Kemensetneg.
Dipilihnya BP Batam sebagai lembaga benchmarking karena efektivitas pendapatan yang diterima atas pengelolaan asetnya. Ia berharap diskusi ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas terkait pemanfaatan aset di BP Batam.
Kunjungan ini menunjukkan peran penting BP Batam sebagai model pengelolaan aset yang efektif bagi BLU lainnya di Indonesia, sekaligus menegaskan komitmen BPK RI dalam meningkatkan kinerja lembaga-lembaga negara. (N-2)
Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 113 Tahun 2025 merupakan solusi atau jawaban inefisiensi industri pupuk yang diterbitkan berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan.
Saksi mahkota Kerry Adrianto Riza mengungkap Pertamina memperoleh manfaat hingga Rp 17 triliun dari penyewaan Terminal BBM OTM.
KPK tak kunjung menahan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) dalam kasus dugaan korupsi kuota haji Tahun 2023-2024. Kerugian negara Masih diperiksa oleh BPK
Laporan masyarakat akan dianalisis secara mendalam.
Juru bicara Gus Yaqut, Anna Hasbie, mengungkapkan pembagian kuota Haji Tambahan 2024 harus dilihat secara utuh. Hal itu pula yang mendasari penerbitan Buku Putih Kuota Haji Tambahan 2024.
Menjawab pertanyaan jaksa, Ahok yang merupakan Komisaris utama Pertamina periode 2019-2024 mengaku belum bergabung dengan Pertamina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved