Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Badan Wakaf Al-Quran (BWA), Rabu (7/8), berkunjung ke Kodam V Brawijaya. Tim diterima oleh Aster Kasdam V Brawijaya Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi.
Agenda kunjungan ini menindaklanjuti project air bersih yang diberi tittle Water Action For People Panggungrejo Blitar Jawa Timur.
Kunjungan BWA yang diwakili Area Manajer Jawa Timur, Slamet Sugianto dan Branch Manager Gresik, M Husain Yatmono untuk menjajaki kemungkinan penggunaan bor milik Kodam V Brawijaya.
Baca juga : Kini Para Santri dan Masyarakat Desa Sukamulya Tak Lagi Beli Air Bersih
Silaturahmi BWA ke Kodam V Brawijaya adalah rangkaian audiensi BWA bersama Galena kepada Pangdam V Brawijaya sebelumnya, Mayjen TNI Dr. Farid Makruf sejumlah 2 kali dan kunjungan balasan Aster, Kolonel Inf. Heri Bambang Wahyudi ke basecamp Galena - BWA 1 kali.
Di sisi lain, BWA bersama Galena telah mengirim sejumlah Al-Qur'an menjadi salah satu bekal TNI AD ke daerah daerah penugasan.
Rencananya, dalam jangka waktu dekat, akan dikirim Al-Qur'an berikutnya untuk tujuan yang sama memenuhi kebutuhan bekal penugasan 2 kali setahun.
Baca juga : Kedermawanan Aceh Bangun Dua Sumur Wakaf untuk Palestina
Terkait dengan project air bersih di Panggungrejo, Blitar, Jawa Timur, pascadilakukan identifikasi Geolistrik bersama Batalion Zeni Tempur V/ABW Kodam V Brawijaya diperoleh informasi terdapat sumber mata air di kedalaman 145 m.
Sementara telah tergalang dana sekitar 23% dari total nilai project yang dirilis sejumlah Rp1.551.000.0000.. Proyek akan dimulai jika dana telah mencapai 33%.
Dibutuhkan dukungan masyarakat terutama wakif agar segera terealisasinya project yang sangat dibutuhkan oleh sejumlah 300 orang lebih penerima manfaat masyarakat sekitar.
Baca juga : Siaga Hadapi Kekeringan, BPBD Padang Salurkan 70 Ton Air Bersih
Aster Kasdam V Brawijaya, Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi menegaskan komitmennya untuk bersinergi mewujudkan keberadaan air bersih yang sangat dibutuhkan, baik menggunakan alat bor yang hanya 1 unit milik Kodam V Brawijaya maupun menggunakan alat bor yang lain.
Saat ini sudah terealisasi sejumlah kurang lebih 55 titik air bersih. Ditargetkan bisa terpenuhi tahun ini, sejumlah 150 titik air bersih oleh Kodam V Brawijaya.
Sementara BWA bersama Galena melalui komunikasi yang intens dengan Kodam V Brawijaya, secara paralel akan mewujudkan banyak titik air bersih di Jawa Timur melalui project Water Action For People dengan menjadikan project air bersih Panggungrejo Blitar sebagai pilot project. (Z-1)
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Transformasi digital ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kedaulatan air di Ibu Kota
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih di Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jatim, Kalsel dan Sulsel.
Pasokan air bersih Aceh Tamiang kembali normal setelah SPAM IKK Rantau beroperasi pascabanjir. Menteri PU memastikan kualitas air aman dan layak konsumsi.
Acara dirangkai dengan penandatanganan kesepakatan bersama percepatan pembangunan fisik gerai pergudangan dan kelengkapan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Penguatan teknologi AI dan cyber defense ini tidak hanya penting dalam konteks pertahanan militer, tapi juga mendukung ketahanan pangan
Enam kodam baru itu akan disahkan dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/8).
Tidak hanya penambahan kodam, dalam validasi organisasi ini TNI juga akan mengubah beberapa struktur seperti peningkatan 14 Lanal menjadi Kodaeral di tubuh TNI-AL
Fokus pembentukan kodam baru akan diprioritaskan di sejumlah Markas Komando Resor Militer (Korem) yang berlokasi di lima provinsi.
TNI Angkatan Darat (AD) meningkatkan status lima Komando Resor Militer (Korem) menjadi Komando Daerah Militer (Kodam) per tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved