Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PARIWISATA merupakan salah satu sarana ampuh untuk memajukan ekonomi dan budaya lokal. Demikian halnya dengan Desa Jajar, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek. Dengan sebagian topografinya yang berwilayah pegunungan, desa ini memiliki potensi pariwisata yang menggiurkan untuk dikembangkan.
Langkah ini merupakan rangkaian kegiatan Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) tahun 2024 menuju Agro-eco Cultural Tourism Jajar Gumregah.
Imam Bashori yang akrab disapa Abas selaku ketua Pokdarwis Kumbokarno Mukti menyatakan bahwa pembukaan wisata panjat tebing ini merupakan langkah realistis atas mimpi indah yang telah dipupuk bertahun-tahun. “Kami sudah menunggu mimpi ini untuk dapat terwujudkan. Terimakasih tak terhingga kami ucapkan kepada tim PDB serta seluruh elemen pendukungnya” ujar Abas.
Baca juga : Pemkab Trenggalek Didorong Optimalkan Potensi Wisata Pantai
“Perencanaan untuk membangun desa wisata itu sudah ada sejak tahun 2015, dan dimulai dengan pembangunan balai-balai di tahun 2019. saat ini sudah terbuka lima jalur. Kedepannya bisa jadi ada ratusan jalur, dibuat sedekat dan semudah mungkin untuk diakses dari pemukiman warga,” imbuhnya.
“Jadi grade-nya bisa macam-macam, seperti di ujung sana ada tebing yang overhang, dan ujung sebelahnya under. Sedang bagian tengah jalur ini lebar. Variasi jalur tebing ini, merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi tim penyusur. “Sangat besar potensinya”, tambah Rosyid.
“Semoga pembukaan tebing ini merupakan awal yang baik bagi perwujudan mimpi Desa Wisata, agar ekonomi masyarakat semakin maju dan merata sesuai dengan spirit desa yang gumregah, bersemangat,” jelas Kepala Desa Jajar Gumregah Imam Mukaryanto Edy.
Kegiatan ini didukung sepenuhnya oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (DRTPM Dirjen Dikti Kemendikbud-Ristek) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat skema Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) tahun 2024. (H-2)
Hujan berintensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, memicu banjir dan tanah longsor.
Gempa bumi bermagnitudo 5,5 yang mengguncang Jawa Timur bagian selatan, pada Selasa (27/1) pagi berdampak langsung di Kabupaten Trenggalek.
Salah satu temuan krusial tim adalah ancaman sampah kiriman dari hulu sungai saat curah hujan tinggi. Masalah ini menjadi hambatan serius bagi pertumbuhan bibit mangrove baru.
Kehadiran tim BTB di lokasi bencana mencerminkan komitmen Baznas untuk selalu cepat tanggap, menjadi tangan pertama yang menjangkau mereka yang terdampak musibah.
Pemilihan Trenggalek sebagai lokasi program didasarkan pada potensi lokal yang tinggi dalam pengembangan peternakan domba.
Pelni Hadir pada Pameran Pariwisata Bangga Berwisata di Indonesia
Candi Muara Takus merupakan salah satu situs cagar budaya paling signifikan di Sumatra dengan nilai sejarah dan arkeologis yang sangat tinggi.
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
INSTITUT Pariwisata (IP) Trisakti menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecture dengan menghadirkan Ketua Otorita Administratif Khusus Oe-cusse Ambeno.
Istilah sustainable tourism kini mulai berevolusi menjadi regenerative hospitality, sebuah konsep di mana pelaku industri tidak hanya berusaha meminimalisasi dampak negatif,
Tren terbaru menunjukkan bahwa bagi Generasi Z, pengalaman kini menjadi faktor utama yang mendorong keputusan perjalanan, melampaui pertimbangan harga semata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved