Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) membenarkan memang terjadi protes dari masyarakat sekitar Ibu Kota Negara, Nusantara, terkait pembangunan IKN yang besar-besaran dan mengganggu mereka, terutama pada aspek kesehatan.
"Ya ini memang masih dalam (proses). Pertama, masih dalam proses pekerjaan," kata Jokowi di IKN, Kalimantan Timur, Senin (29/7).
Namun di balik protes pun, kata Jokowi, pembangunan IKN berhasil menggerakkan ekonomi wilayah setempat.
Baca juga : Jokowi Mengaku akan Rutin Setiap Bulan Berkunjung ke IKN
"Coba dicek di BI Kalimantan Timur, pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama berapa persen tahun ini, kuartal kedua berapa persen. Artinya pembangunan ini sudah berdampak pada wilayah sekitar IKN. Terakhir setahu saya, sudah di atas 7 persen lebih sedikit. Tinggi sekali," kata Jokowi.
Dia menunjuk ke Menteri Sekretaris Negara Pratikno, saat ditanya kemungkinan untuk kompensasi kesehatan yang lebih inklusif bagi masyarakat terdampak pembangunan IKN.
"Nanti Pak Menteri (menunjuk Pratikno)," kata Jokowi.
Baca juga : Ini Agenda Jokowi pada Hari Pertama Ngantor di IKN
Dia juga mengatakan wajar apabila terjadi kendala teknis di lapangan, seperti saat instalasi air minum IKN mengalami kebocoran ketika uji coba.
"Ya teknis lapangan seperti itu pasti banyak kejadian, bukan hanya satu, banyak. Karena ini pekerjaan besar menyangkut rentang waktu yang bisa 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun. Ini bukan hanya pekerjaan setahun dua tahun," kata Presiden.
Dia menekankan pemerintah tidak mengejar-ngejar pembangunan IKN untuk terwujud segera, tetapi sesuai tahapan progres perencanaan.
Baca juga : Hari Pertama Berkantor di IKN, Jokowi tidak Gelar Ratas
"Banyak berpikir kita nih ngejar-ngejar. Ndak, kita ini tidak ngejar-ngejar. Pekerjaan ini sesuai dengan progres yang ada, sesuai dengan perencanaan-perencanaan yang ada. Tahapan 1 apa, nanti tahapan 2 apa. Sudah sesuai dengan itu. Bahwa apa kita ingin (upacara) 17an di sini saya kira itu memberikan semangat agar IKN ini bisa sesuai dengan tahapan-tahapan itu," kata Presiden.
Presiden juga meyakini bahwa pembangunan IKN jelang upacara 17 Agustus tidak memiliki masalah berarti. Dia cukup puas dengan progres pembangunannya.
"Kalau 17 Agustus tidak ada masalah. Ini sudah bersih-bersih. Tapi memang perlu pekerjaan besar meskipun bersih-bersih, furnishing akhir tapi masih pekerjaan besarnya masih. Sampai sejauh ini masih baik, sangat baik," kata Presiden. (Z-6)
Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi diisukan menjadi Watimpres. Jokowi merespons akan tetap di kediamannya di Solo
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo dicecar pertanyaan penyidik Polda Metro Jaya dengan 10 pertanyaan mendalam selama 2,5 jam di Mako Polresta Surakarta, Rabu (11/2).
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Di tengah tekanan deforestasi, perubahan iklim, dan tuntutan pasar terhadap komoditas berkelanjutan pemerintah dan pelaku usaha kehutanan mulai menggeser paradigma pengelolaan hutan.
KLH/BPLH menyegel dua perusahaan di Kutai Kartanegara, Kaltim, yang diduga mencemari sungai dan berkontribusi terhadap tekanan terhadap populasi Pesut Mahakam.
DI tengah melimpahnya sumber daya alam Kalimantan Timur, ironi justru mencuat dari wajah sosial masyarakatnya.
Sepanjang 2024, kehilangan tutupan hutan alam teridentifikasi di seluruh pulau besar, dengan Kalimantan Timur dan wilayah Sumatra menjadi episentrum deforestasi tertinggi.
KLH/BPLH menentapkan dua desa bagi sebagai desa konservasi untuk perlindungan Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) di kawasan Sungai Mahakam,
NAHDLATUL Ulama (NU) Kalimantan Timur akan menggelar puncak peringatan Hari Lahir Satu Abad NU Miladiyah pada 31 Januari 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved