Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BEA Cukai meresmikan fasilitas Pusat Logistik Berikat (PLB) milik PT Multi Rezeki Pratama (PT MRP) di Kawasan Industri Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Rabu (17/7) lalu. Pembukaan fasilitas PLB ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan efisiensi operasional logistik di Indonesia.
Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Barat Finari Manan yang turut hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan bahwa kehadiran PLB PT Multi Rezeki Pratama akan mempermudah layanan kepabeanan dan cukai, termasuk perizinan dan operasional yang sangat krusial bagi eksportir dan importir.
Finari juga menambahkan bahwa dengan adanya PLB ini, arus barang keluar-masuk dapat menjadi lebih cepat dan efisien, yang pada akhirnya dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca juga : SCI Rekomendasikan Efisiensi Logistik untuk Jaga Tingkat Inflasi

PT Multi Rezeki Pratama, yang didirikan pada 3 Juli 2017, telah menunjukkan komitmennya dalam memperkuat investasi baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Perusahaan ini tidak hanya berfokus pada penghematan biaya logistik tetapi juga berperan dalam menjadikan Indonesia sebagai pusat logistik terkemuka di Asia Pasifik.
Baca juga : ITL Trisakti Gelar Konferensi Internasional Bahas Dukungan Logistik untuk Kemanusiaan
Layanan utama PT MRP mencakup transportasi laut, pergudangan, pengangkutan darat, dan layanan kepabeanan.
Peresmian ini juga dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Direktur Utama PT MRP Nadia Nurrul Sabila, Kepala Bea Cukai Bogor Budi Harjanto, Bupati Sukabumi, Walikota Sukabumi, Pimpinan Kawasan Industri Cikembar, serta perwakilan pelanggan PT MRP.
"Harapan kami, fasilitas ini dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi baik di tingkat lokal maupun nasional, mempercepat akses bahan baku dan bahan penolong, mengurangi biaya logistik, meningkatkan investasi dan produksi industri, serta menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar," pungkas Finari Manan. #MIA (Adv/Z-10)
Selain digitalisasi, IPC TPK mulai merancang konsep Hub & Spoke pada terminal-terminal yang dikelola.
Peningkatan volume ini didorong oleh pembukaan layanan baru, baik reguler maupun adhoc, yang memperkuat konektivitas perdagangan.
Klaim sejumlah pejabat tinggi negara bahwa kondisi pascabanjir di Sumatra, tampaknya belum sepenuhnya sejalan dengan realitas di lapangan.
Langkah ekspansi ini dilakukan untuk merespons peran strategis Jawa Timur yang kian melesat sebagai salah satu pusat perdagangan internasional di Indonesia.
Direktur Utama SPJM, Tubagus Patrick, menegaskan bahwa seluruh lini layanan perusahaan telah disiagakan untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan.
IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) terus mencatatkan tren positif kinerja operasional menjelang akhir tahun 2025.
Para eksportir mengusulkan agar tidak ada pelarangan terhadap operasional truk sumbu 3 saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Komisi VII DPR menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kementerian Perindustrian dan sejumlah asosiasi industri.
KPPU membuka ruang bagi pelaku usaha dan asosiasi untuk berkomunikasi dan berkonsultasi ke KPPU atas hambatan persaingan yang dialaminya, serta strategi yang akan dilakukan.
MESKI ada pemberlakuan DHE sumber daya alam (SDA) 100% wajib disimpan di dalam negeri selama setahun, eksportir masih bisa menggunakan simpanan itu untuk keperluan operasional.
Ketentuan baru perihal DHE mewajibkan eksportir menempatkan devisanya di sistem keuangan Indonesia minimal satu tahun.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) melalui program inkubasi UKM-nya, BNI Xpora, sukses menggelar BNI Exporters Forum (BEF) ke-5 di Makassar, Sulawesi Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved