Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM SAR menutup operasi pencarian korban tanah longsor di tambang emas rakyat Desa Tulabolo Timur, Bone Bolango, Gorontalo. Tidak jelasnya informasi korban yang hilang dari pihak keluarga menjadi penyebab.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Gorontalo, Heriyanto, mengatakan sesuai standar operasional prosedur (SOP), operasi pencarian korban hanya dilaksanakan selama tujuh hari dan setelah itu harus ditutup.
“Kami sudah melaksanakan rapat antarpimpinan instansi terkait Sabtu (13/7) lalu. Hasilnya, kami sepakat menutup operasi pencarian tim SAR gabungan,” terangnya kepada Media Indonesia saat dihubungi dari Palu, Minggu (14/7).
Baca juga : Jatam Duga Ada Permainan Mafia di Tambang Emas Ilegal Bone Bolango
Menurut Heriyanto, setelah operasi ditutup, seluruh personel yang tergabung dalam tim SAR ditarik.
“Apel penutupan operasi juga sudah dilakukan di Posso SAR Terpadu. Personel telah kembali ke satuannya masing-masing,” ungkapnya.
Heriyanto menjelaskan, operasi bisa kembali dibuka ketika ada dasar kuat mengenai informasi keberadaan korban.
Baca juga : Ini Identitas 23 Korban Jiwa Longsor Tambang Emas Bone Bolango
“Kalau ada informasi dari pemerintah daerah atau pun dari laporan keluarga korban, operasi SAR bisa dibuka lagi,” tegasnya.
Heriyanto mengaku, selain karena waktu operasi yang sudah mencapai batasnya, operasi tersebut juga terpaksa dihentikan karena tidak jelasnya informasi pihak keluarga korban.
“Tidak ada informasi yang jelas dari masing-masing keluarga tentang anggotan keluarganya yang tertimbun longsor. Makanya menjadi pertimbangan unsur pimpinan, sehingga operasi ditutup,” tandasnya.
Hingga operasi ditutup Sabtu (13/7), jumlah korban tanah longsor secara keseluruan berjumlah 325 orang. Terdiri dari, 26 orang meninggal dunia, 280 orang selamat (beberapa di antaranya mengalami luka-luka), dan 19 orang dinyatakan hilang.
Tanah longsor di Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur terjadi pada Sabtu (6/7) sekitar pukul 23.45 WITA. Bencana alam itu terjadi akibat curah hujan yang tinggi turun di wilayah tersebut. (Z-10)
Kabar yang menyebutkan adanya ledakan maupun ratusan orang terjebak di dalam lubang tambang. Menurut dia, informasi yang menyebut angka 700 korban berasal dari kesalahpahaman
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
SEBUAH tambang emas diduga milik PT Aneka Tambang (Antam) di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dilaporkan mengalami ledakan, Rabu (14/1) sore.
Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan cadangan emas yang melimpah.
Ia menjelaskan, koordinasi melibatkan berbagai unsur aparat penegak hukum.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia buka suara terkait Tambang Emas Martabe yang dituding menjadi salah satu penyebab longsor dan banjir bandang di Sumatra Utara.
TIM SAR Gabungan menemukan jasad seorang bocah perempuan berinisial WAM pada pencarian hari ketujuh tanah longsor di Desa Panggugunan, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbahas.
Seluruh korban tewas tanah longsor Banjarnegara yang telah ditemukan berjumlah 17 orang, adapun 11 korban lainnya masih hilang
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue-SAR) kembali menemukan dua jenazah korban longsor Cilacap.
Dalam hal ini, kata dia, operasi pencarian pada hari keempat dipusatkan di sektor A dan sektor B, masing-masing pada Worksite A-1, A-2, B-1, dan B-2.
BNPB mengatakan bahwa hingga Sabtu (15/11) pukul 18.00 WIB, tim SAR gabungan untuk operasi pencarian dan pertolongan korban longsor Cilacap.
Dua orang pekerja bangunan tertimbun longsor saat sedang menggali fondasi rumah di kawasan Padasuka, Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat (18/7) malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved