Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Hari Ini, Tim SAR Temukan Satu Korban Tanah Longsor di Cilacap

Cahya Mulyana
16/11/2025 13:45
Hari Ini, Tim SAR Temukan Satu Korban Tanah Longsor di Cilacap
Polresta Cilacap menerjunkan puluhan personel dan unit K9 untuk membantu pencarian korban tertimbun longsor.((MI/Haryanto Mega))

TIM Search and Rescue (SAR) gabungan kembali menemukan satu korban korban bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada hari keempat operasi pencarian.

Kepala Kantor SAR Cilacap Muhammad Abdullah di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Minggu (16/11), mengatakan korban atas nama Kasrinah (47) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 12.03 WIB di Worksite A-2.

"Setelah penemuan ini Worksite A-2 masih menyisakan tiga orang yang belum ditemukan dan pencarian terus kami lanjutkan sesuai rencana operasi," katanya

Dalam hal ini, kata dia, operasi pencarian pada hari keempat dipusatkan di sektor A dan sektor B, masing-masing pada Worksite A-1, A-2, B-1, dan B-2.

Dengan adanya temuan tersebut, kata dia, jumlah korban dalam pencarian di Worksite A-1 dan A-2 yang masuk wilayah Dusun Cibuyut sebanyak lima orang.

Sementara di Worksite B-1 dan B-2 yang masuk wilayah Dusun Tarukahan, lanjut dia, terdapat enam warga yang masih dalam pencarian.

“Kami mengerahkan 21 ekskavator, 17 alat bantu kompresor, sembilan anjing pelacak, serta lebih dari 600 personel untuk percepatan pencarian korban,” kata Abdullah.

Bencana tanah longsor terjadi pada Kamis (13/11), sekitar pukul 19.00 WIB, serta menimbun sejumlah rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap.

Berdasarkan pendataan sementara usai kejadian, total korban mencapai 46 orang terdiri atas 23 selamat, dua meninggal dunia, dan 21 orang dilaporkan hilang.

Longsor tersebut merusak 12 rumah serta mengancam 16 rumah lainnya di area seluas sekitar 6,5 hektare. Material longsor menimbun permukiman dan menyebabkan penurunan tanah sedalam dia meter serta retakan sepanjang 25 meter.

Data sementara hingga hari keempat operasi pencarian, pada Minggu (16/11) pukul 13.00 WIB, masih terdapat 11 korban dalam pencarian. (Ant/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya