Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Buru Sergap (Buser) Polres Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), menangkap seorang guru ngaji inisial An, 27, yang merupakan pelaku pembunuhan istrinya. Ia ditangkap di tempat persembunyiannya di wilayah Desa Semaya, Kecamatan Sikur.
Kasi Humas Polres Lombok Timur Iptu Nicolas Oesman yang dikonfirmasi di Mataram, Jumat (21/6), membenarkan pelaku pembunuh istri yang kabur usai eksekusi korban telah ditangkap di tempat persembunyiannya. "Pelaku berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di rumah ibu tirinya yang berdomisili di Desa Semaya, Kecamatan Sikur," katanya.
Penangkapan pelaku dilakukan kurang dari 24 jam. Pelaku langsung digelandang ke sel tahanan Polres guna proses hukum lebih lanjut.
Baca juga : Kapolda NTB Pecat Bripka MN Terdakwa Pembunuhan Briptu HT
"Motif pembunuhan masih belum kami tahu, karena pelaku saat ini sedang jalani pemeriksaan," katanya. Sebelumnya, pelaku yang juga pegawai honorer di salah satu instansi pemerintahan di Lombok Timur tega membunuh istrinya, Lis, 25, di rumah mertuanya, Desa Ketangga, Kecamatan Selong.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh ibu korban pada Kamis (20/6) sekitar pukul 18.00 Wita saat membuka pintu kamar korban. Ibu korban kaget melihat kondisi korban berlumuran darah. Apalagi ibu korban melihat sebilah parang yang diduga digunakan terduga pelaku menghabisi korban di sebelah korban.
Melihat anaknya sudah meninggal dunia dan berlumuran darah, ibu korban berteriak minta tolong. Mendengar teriakan itu, para tetangga beramai-ramai mendatangi TKP.
Aparat Polsek bersama Inafis Polres Lombok Timur langsung mendatangi TKP, termasuk mengamankan sebilah parang yang digunakan menghabisi korban. "Jasad korban dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum," katanya. (Ant/Z-2)
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Kepolisian berkomitmen untuk bekerja secara profesional dan tidak terburu-buru dalam mengambil kesimpulan.
TOPAN Fung-wong melanda Filipina bagian barat laut, Senin (10/11), menewaskan setidaknya dua orang. Pengumuman badai membuat 1,4 juta orang mengungsi
Peristiwa baku tembak itu bermula ketika Komando Operasi Habema Kogabwilhan III bergerak menuju Kampung Soanggama, Selasa (14/10) malam.
Kontak tembak berawal saat prajurit menuju ke kampung Soanggama untuk membantu masyarakat yang berada dalam cengkraman KKB.
Komnas HAM menyebut 10 warga sipil menjadi korban meninggal dunia akibat unjuk rasa yang terjadi sepekan terakhir.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved