Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM gabungan Polres Kerinci di Provinsi Jambi menangkap seorang pemuda berinisial RR,27, yang diduga menjadi pelaku pembunuhan terhadap Riani,47, yang merupakan Ibu kandungnya sendiri.
"Ada kasus anak membunuh Ibu kandung di Desa Pasar Minggu, Kayu Aro Barat, dini hari tadi sekira pukul 03.00 WIB," kata Kapolsek Kayu Aro, Iptu Rama Indra di Jambi, Senin (27/5).
Rama menyebutkan kejadian pembunuhan itu pertama kali diketahui saksi bernama Yanto dan Anton yang melihat RR keluar dari lantai dua rumah korban dengan terlihat janggal.
Kedua saksi melihat korban sudah bersimbah darah dan tidak bernyawa serta langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kayu Aro.
Baca juga : Psikolog Dilibatkan Dalam Kasus Anak Bunuh Ibu di Sukabumi
"Karena melihat ada yang tidak beres, kedua saksi langsung naik ke lantai dua rumah korban dan mendapati korban sudah tidak bernyawa," katanya.
Setelah mendapatkan laporan, Polsek Kayu Aro langsung berkoordinasi dengan Polres Kerinci untuk mencari keberadaan RR yang sempat kabur.
RR ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Kerinci dan Polsek Kayu Aro di kawasan perkebunan teh di Desa Sungai Asam, Kecamatan Kayu Aro Barat, berjarak sekitar dua kilometer dari rumah korban.
"Pelaku ditangkap di kawasan perkebunan teh, jaraknya sekitar dua kilometer dari rumah korban yang berada di Desa Pasar Minggu," katanya.
Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan guna mengetahui motif pelaku nekat menghabiskan nyawa ibu kandungnya sendiri. (Ant/P-5)
Hal itu terlihat dari kondisi lilitan lakban yang menutupi semua wajah dan posisi tubuh yang tidak menunjukkan ada tanda-tanda gelagapan akibat pernafasan tersumbat.
Polisi menyebut ada luka pada bagian kepala dari mayat ibu berinisial TSL dan anak perempuannya berinisial ES yang ditemukan dalam bak penampungan air.
Seorang nenek ditemukan tewas di rumahnya yang juga dijadikan toko kelontong di kawasan Cabangbungin, Kab Bekasi, Jawa Barat. Korban yang ditemukan dengan kondisi terikat itu diduga dibunuh.
Polisi membeberkan kronologi pembunuhan terhadap pemain sinetron "Mak Lampir" Sandy Permana, 46. Sandy disebut tewas dibunuh setelah bertemu seseorang.
Ade mengatakan keinginan itu didapatkan melalui bisikan yang didapatkan sekali saat melakukan eksekusi pembunuhan dan penganiayaan.
Kepolisian memeriksa lima orang saksi yang merupakan petugas keamanan perumahan dari kasus remaja berinisial MAS (14) yang membunuh dengan menusuk ayah dan neneknya hingga tewas.
Psikolog Michelle Brigitta membagikan tips mengatasi post holiday blues pada anak, mulai dari validasi emosi hingga mengatur ulang rutinitas harian.
Psikolog Sani B. Hermawan menyarankan anak di bawah 16 tahun berkolaborasi di akun orangtua guna mematuhi PP Tunas dan menjaga keamanan digital.
Psikolog UI Prof. Rose Mini dan Alva Paramitha menyarankan orangtua kreatif berikan alternatif kegiatan nyata untuk kurangi ketergantungan gawai anak.
Penggunaan gawai justru memutus kebutuhan stimulasi tersebut karena sifatnya yang searah. Anak cenderung hanya menjadi peniru pasif tanpa memahami makna di balik kata-kata yang didengar.
Jika orangtua melarang anak bermain ponsel namun mereka sendiri sibuk dengan perangkatnya, hal itu akan mengirimkan pesan yang bertentangan bagi anak.
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved