Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI melalui Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BOPLBF) mempertemukan perempuan-perempuan inspiratif Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Forum Konkow Antar Komunitas (KONTRAS).
Forum KONTRAS yang digelar di Natas Labar, Destinasi Terpadu Parapuar Labuan Bajo, Jumat (17/5) itu dilakukan untuk memperkuat kapasitas dan peran perempuan dalam kepariwisataan Labuan Bajo.
Salah satu perempuan inspiratif yang hadir pada Forum ini adalah Ayuni Praise. Alumni Institut Kesenian Jakarta (IKJ) itu mendirikan Sanggar Tate Kind Art. Sanggar yang didirikannya
Baca juga : Komunitas Kreatif Labuan Bajo Bisa Jadikan Parapuar Ruang Kreativitas
"Saya lahir di Manggarai, saya mengambil posisi saya sebagai enu Manggarai, tetap mempertahankan seni budaya Manggarai dengan cara saya sendiri" kata Ayuni, Jumat (17/5).
Ayuni melibatkan puluhan anak remaja putri usia Sekolah Menengah Atas dalam Sanggar Tate Kind Art miliknya. Belasan remaja putri itu belajar menari tradisional hingga modern.
Sejak didirikan 3 tahun lalu, Tate Kind Art telah tampil dalam berbagai event nasional hingga Internasional. Pada perhelatan Asian Summit tahun lalu di Labuan Bajo, Tate Kinds Art tampil menari menyambut para kepala negara Asean di Bandara Komodo.
Baca juga : Festival Kopi Lembah Colol, Bangkitkan Ekonomi Petani
"Dari berdirinya sanggar ini, Puji Tuhan anak-anak penari dengan banyaknya tamu yang datang ke Labuan bajo, anak- anak penari sudah bisa membayar sekolahnya sendiri bahkan mereka sudah bisa membiayai adik-adiknya bersekolah dengan uang yang didapatkan dari sanggar,” jelas Ayuni.
Forum diskusi ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi kaum perempuan inspiratif dan kreatif dalam partisipasinya untuk mendorong keterlibatan para perempuan Manggarai Barat untuk mendukung pembangunan dan pertumbuhan perekonomian melalui pariwisata sebagai pintu masuk yang menggerakkan berbagai sektor dan seluruh elemen masyarakat dengan cara mereka masing-masing.
Perempuan inspiratif lainnya adalah Elisabeth Yani. Yeni bergerak di bidang gastronomi. Ia mendirikan Dapur Tara dan pelan-pelan memperkenalkan kuliner lokal kepada wisatawan.
Baca juga : Destinasi Super Prioritas Labuan Bajo Sabet Dua Penghargaan ADW 2021
Selain kuliner lokal, Elisabet juga mengelola eco homestay. Sebuah penginapan dengan alam terbuka bernuansa hutan pedesaan. Eco Homestay Dapur Tara dibagun selaras dengan alam.
Elisabet ingin wisatawan yang berkunjung ke tempatnya merasakan kehidupan orang Flores yang memiliki relasi kuat dengan alam serta memperkenalkan pola hidup orang Flores.
Tak jarang setiap tamu yang menginap, diajaknya ke hutan mencari kayu bakar, menimba air, serta memasak makanan lokal.
Baca juga : Hotel Indonesia Group Perkenalkan Meruorah Komodo Labuan Bajo
"Saat mereka kembali ke kota ataupun negaranya, mereka jadi merasa lebih bersyukur dengan kehidupan mereka setelah merasakan bagaimana keterbatasan hidup dengan mengandalkan alam seperti yang mereka rasakan saat menginap di Dapur Tara" kata Elisabet.
Lain lagi dengan Margareta Subekti. Perempuan Inspiratif satu ini adalah Pegiat Sanggar dan Ekraf Rumah Pekerti. Margareta mendirikan komunitas ini untuk para perempuan yang menjadi korban KDRT, perempuan tulang punggung keluarga, korban pemerkosaan dan juga disabilitas yang ada di Labuan Bajo.
"Ekraf Rumah Pekerti juga berfungsi sebagai rumah singgah yang memberikan sehingga aman secara psikologis bagi perempuan koran KDRT. Kami bantu mereka dengan keterampilan sehingga mandiri secara sosial dan secara ekonomi" jelasnya.
Baik Ayuni, Elisabet maupun Margareta berharap Forum Perempuan Inspiratif yang diinisiasi BPOLBF itu menjadi ruang sharing pengalaman untuk mengoptimalkan peran perempuan dalam pembangunan, khususnya pariwisata.
Pertemuan Perempuan Inspiratif Forum dimeriahkan dengan serangkaian pertunjukkan atraksi tarian, teatrikal, dan musik dari berbagai komunitas lokal di Manggarai Barat. (Z-7)
Program Desa Sejahtera Astra Bajawa, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, membina ekosistem kopi artisan dan mendorong tumbuhnya usaha produktif berbasis masyarakat.
Di Desa Adobala, ITBB mengembangkan modul-modul pembelajaran yang bisa diaplikasikan langsung, antara lain modul inovasi desain produk tenun dan modul pengembangan kelembagaan BUMDes.
PVMBG telah menaikan status gunung berapi tersebut dari Level III (Siaga) menjadi Level Awas (IV) pada pukul 10.00 WITA.
Sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang ditetapkan pemerintah, Labuan Bajo terus menarik investasi baru melalui berbagai program.
Pada Jumat (20/6) pukul 22.31 Wita, tercatat satu kali erupsi dengan ketingian kolom letusan 2.000 meter diatas puncak gunung.
Ketua Aliansi Terlibat Korban Geotermal Flores (KGF) Pater Felix Bhaghi SVD saat dikonfirmasi Minggu (8/5) membenarkan terjadi aksi damai di empat kabupaten sekaligus.
Fokus entitas adalah pada pemberdayaan, baik melalui peningkatan kemampuan komunikasi strategis maupun melalui dukungan emosional dan edukasi bagi perempuan.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran perempuan sebagai bagian dari langkah strategis pelestarian budaya nasional.
Perempuan pascamenopause menghadapi berbagai tantangan kesehatan, mulai dari penurunan kepadatan tulang hingga melemahnya sistem imun.
Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi, meraih penghargaan Tokoh Perempuan Penggerak Ekonomi dan UMKM.
Kanker serviks masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan perempuan Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved