Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI asap tak terlihat, aktivitas vulkanik Gunung Merapi, Rabu (15/5), pukul 18.00 WIB hingga Kamis (16/5) pukul 06.00 WIB diwarnai dengan 41 gempa dan 9 kali guguran lava.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi, Susanta menjelaskan, gempa yang terjadi sepanjang waktu 12 jam itu terbanyak adalah gempa guguran, sebanyak 23 kali dengan amplitudo maksimum 11 milimeter dan durasi terpanjang 2,2 menit, disusul gempa fase banyak atau hybrid yang terjadi sebanyak 14 kali dengan amplitudo terpanjang 13 milimeter dan durasi paling lama 9,2 detik.
"Gempa lainnya adalah 3 kali gempa vulkanik dangkal dan 1 kali gempa low frequency," kata Susanta.
Baca juga : Seminggu Puncak Gunung Merapi Digoyang 1.013 Gempa
Sedangkan guguran lava, terjadi sebanyak 9 kali, kesemuanya mengarah ke hulu Sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.200 meter dari puncak kawah.
Sepanjang sore hingga pagi harinya, cuaca di puncak Gunung Merapi cerah berawan - mendung, angin bertiup ke arah barat, suhu udara terendah 15,5 derajat Celsius dan tertinggi 20 derajat Celsius, kelembaban udara 70%-99%, dan tekanan udara 839.4-918.3 mmHg.
Menurut dia, data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
"Masyarakat diimbau tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran," katanya. (Z-3)
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.
Kepala BMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, menyampaikan bahwa episenter gempa berada di darat pada koordinat 6,75 LS dan 106,57 BT.
Gempa bumi tektonik yang terjadi pada Senin dini hari pukul 01.57.46 WITA di wilayah utara Sabah, Malaysia, dipastikan tidak berpotensi tsunami bagi Kalimantan Utara.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi berkekuatan magnitudo 7 yang terjadi di wilayah Kalimantan Utara, pada Senin (23/2) dini hari.
Perubahan di permukaan Bumi, termasuk perubahan iklim dapat memengaruhi aktivitas geologi jauh di bawah tanah.
Peneliti menggunakan perangkat lunak dinamika molekuler untuk mensimulasikan gaya atom dan melacak bagaimana atom dalam lelehan kimberlit bergerak pada kedalaman yang berbeda.
Daftar cincin api dunia dan fakta mengejutkan Kamchatka, kawasan vulkanik paling aktif. Apakah benar Kamchatka yang paling ganas di bumi?
Meteorit Bulan Northwest Africa 16286 berusia 2,35 miliar tahun ungkap aktivitas vulkanik dan panas radioaktif yang bertahan lebih lama dari dugaan ilmuwan.
Studi baru menunjukkan pengawetan ini bukan disebabkan letusan vulkanik, tetapi sedimentasi cepat akibat runtuhnya liang atau kondisi hujan yang menyebabkan pengumpulan sedimen.
Para ilmuwan dari NASA menemukan bukti kuat tentang keberadaan bulan vulkanik yang mungkin mengorbit eksoplanet WASP-49 b, yang terletak 635 tahun cahaya dari Bumi.
Penelitian ungkap adanya gumpalan magma besar di bawah wilayah vulkanik Tharsis di Mars, yang dapat memicu letusan besar dari Olympus Mons, gunung tertinggi di tata surya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved