Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bahwa selama periode arus balik, yakni 12 sampai 16 April 2024, sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat.
Wilayah tersebut meliputi sebagian Sumatra terutama Sumatra bagian barat, tengah, dan selatan. Jawa bagian barat hingga tengah, bali, Kalimantan bagian barat, tengah, dan selatan. Selain itu, Sulawesi bagian tengah hingga selatan, Maluku Utara, dan sebagian besar Papua.
Prakirawan BMKG Dendi Rona mengungkapkan, ada tiga faktor gelombang yang turut memengaruhi cuaca di Indonesia. Pertama, Gelombang Kelvin yang berada di wilayah Kepulauan Riau bagian utara, Kalimantan bagian utara, Sulawesi bagian utara, Maluku Utara dan Papua bagian selatan.
Baca juga : 1-10 Desember, Waspada Intensitas Curah Hujan Tinggi
Lalu, Ekuatorial Rossby yang berada di wilayah Sumatra, Jawa bagian barat, Kalimantan barat dan Papua. Dan MJO berada pada fase empat, berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.
“Terindikasi aktivitas MJO di wilayah Indonesia serta potensi gangguan atmosfer Rossby dan Kelvin wilayah Sumatra, sebagian Jawa, Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggaa, sebagian Sulawesi, Maluku dan Papua dapat meningkatkan potensi hujan di wilayah tersebut pada tanggal 11 - 17 April 2024,” ungkap Dendi, Jumat (12/4).
Ia menyatakan, masyarakat perlu mengantisipasi dampak yang ditimbulkan dari cuaca seperti banjir maupun tanah longsor. Untuk itu, bagi para pemudik, perlu juga memantau prediksi cuaca yang dirilis di laman resmi BMKG agar aman selama perjalanan.
“Untuk mendapatkan informasi cuaca yang lebih akurat dengan resolusi yang lebih tinggi di setiap kecamatan. Mohon untuk dapat melihat atau mengunjungi aplikasi InfoBMKG untuk mengetahui informasi cuaca dengan perubahan cuaca setiap 3 jam,” pungkas dia. (Z-6)
BMKG rilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini 22 Januari 2026. Waspada potensi hujan sedang hingga petir di Jaksel dan Jaktim. Simak detail lengkapnya.
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
BMKG rilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini 22 Januari 2026. Waspada potensi hujan sedang hingga petir di Jaksel dan Jaktim. Simak detail lengkapnya.
Meski tidak ada makanan yang bisa menjadi obat instan, para ahli sepakat bahwa pola makan sehat berperan penting dalam menjaga dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jakarta hari ini, 21 Januari 2026. Cek jadwal hujan dan suhu udara di sini.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved