Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bahwa selama periode arus balik, yakni 12 sampai 16 April 2024, sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat.
Wilayah tersebut meliputi sebagian Sumatra terutama Sumatra bagian barat, tengah, dan selatan. Jawa bagian barat hingga tengah, bali, Kalimantan bagian barat, tengah, dan selatan. Selain itu, Sulawesi bagian tengah hingga selatan, Maluku Utara, dan sebagian besar Papua.
Prakirawan BMKG Dendi Rona mengungkapkan, ada tiga faktor gelombang yang turut memengaruhi cuaca di Indonesia. Pertama, Gelombang Kelvin yang berada di wilayah Kepulauan Riau bagian utara, Kalimantan bagian utara, Sulawesi bagian utara, Maluku Utara dan Papua bagian selatan.
Baca juga : 1-10 Desember, Waspada Intensitas Curah Hujan Tinggi
Lalu, Ekuatorial Rossby yang berada di wilayah Sumatra, Jawa bagian barat, Kalimantan barat dan Papua. Dan MJO berada pada fase empat, berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.
“Terindikasi aktivitas MJO di wilayah Indonesia serta potensi gangguan atmosfer Rossby dan Kelvin wilayah Sumatra, sebagian Jawa, Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggaa, sebagian Sulawesi, Maluku dan Papua dapat meningkatkan potensi hujan di wilayah tersebut pada tanggal 11 - 17 April 2024,” ungkap Dendi, Jumat (12/4).
Ia menyatakan, masyarakat perlu mengantisipasi dampak yang ditimbulkan dari cuaca seperti banjir maupun tanah longsor. Untuk itu, bagi para pemudik, perlu juga memantau prediksi cuaca yang dirilis di laman resmi BMKG agar aman selama perjalanan.
“Untuk mendapatkan informasi cuaca yang lebih akurat dengan resolusi yang lebih tinggi di setiap kecamatan. Mohon untuk dapat melihat atau mengunjungi aplikasi InfoBMKG untuk mengetahui informasi cuaca dengan perubahan cuaca setiap 3 jam,” pungkas dia. (Z-6)
Sejak Januari 2026, pusat-pusat tekanan rendah tersebut telah mulai terpantau di wilayah selatan Indonesia dan berkontribusi terhadap peningkatan intensitas hujan di sejumlah daerah.
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada 10 hari (dasarian) terakhir di Januari 2026.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jakarta hari ini, 21 Januari 2026. Cek jadwal hujan dan suhu udara di sini.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Meski tidak ada makanan yang bisa menjadi obat instan, para ahli sepakat bahwa pola makan sehat berperan penting dalam menjaga dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jakarta hari ini, 21 Januari 2026. Cek jadwal hujan dan suhu udara di sini.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved