Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Garut memperbaiki ruas jalan berlubang untuk dipergunakan bagi para pemudik agar bisa dilalui dengan lancar.
Perbaikan jalan berlubang tersebut, yang mencapai 1.550 meter di antaranya 1.250 meter telah dipelihara dengan tambal sulam hotmix dan 300 meter lainnya diperbaiki dengan pondasi agregat.
Penjabat (Pj) Bupati Garut Barnas Adjidin mengatakan, memasuki H-2 Lebaran, beberapa ruas jalan yang sebelumnya dilaporkan berlubang telah diperbaiki, termasuk di Jalan Prof KH Anwar Musaddad, Kecamatan Banyuresmi.
Baca juga : Mudik Lebaran, Pengguna Angkutan Umum Tembus 1,18 Juta Orang
"Saya melihat ruas jalan di Kabupaten Garut, yang tadinya berlubang, sedikit demi sedikit sudah kita selesaikan termasuk Jalan Anwar Musaddad dan sekarang ini dilalui pemudik. Akan tetapi, memang sebelumnya tidak bisa dilalui karena rusak. Alhamdulillah, (saat ini) bisa dilalui," katanya, Senin (8/4).
Ia mengatakan, lancarnya Jalan Prof KH Anwar Musaddad, dapat menjadi alternatif bagi pemudik jika terjadi kemacetan sehingga jika terjadi arus mudik yang lebih padat dari perkiraan jalan tersebut dapat menjadi solusi. Namun, arus mudik lebaran memang melebihi apa yang diperkirakan bisa melalui jalan ini.
"Kita sudah melihat dan tadi mencoba jalan ini bisa dilalui dengan kecepatan cukup, artinya tidak akan menimbulkan kemacetan yang lebih parah lagi. Mudah-mudah jalan di wilayah Garut semuanya baik dan bagus, bisa dilalui para pemudik dengan lancar tidak akan menimbulkan kemacetan setelah diperbaiki," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Luna Aviantrini mengatakan, perbaikan jalan di wilayahnya akan terus dilakukan termasuknya pemeliharaan terhadap jalan yang menjadi prioritas. Perbaikan jalan rusak sudah dilakukan di Jalan Prof KH Anwar Musaddad mencapai 1.550 meter agar pemudik tak lagi terhambat.
"Untuk perbaikan jalan rusak dilakukan secara bertahap dan jalan tersebut sebagai alternatif bagi pemudik jika terjadi kemacetan panjang dan sepanjang 1.250 meter telah dipelihara dengan tambal sulam hotmix, sementara 300 meter diperbaiki dengan pondasi agregat," paparnya. (Z-1)
Proyek Jalan Inpres Mauponggo-Ngera-Pu’uwada di Nagekeo senilai Rp18 miliar diserahterimakan (PHO) meski rusak. Simak fakta lapangan dan analisis ahli.
Jalan Jambi–Tembesi, Batanghari, Jambi mengalami kerusakan dan berlubang di sejumlah titik sehingga memicu kemacetan.
Pemerintah mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di jalur strategis Pantai Utara (Pantura) hingga Tol Trans Jawa sebagai upaya memastikan kelancaran arus mudik 2026.
Sugihartono menambahkan, pihaknya telah meminta kepada otoritas terkait untuk segera melakukan perbaikan jalan sehingga dapat tuntas saat musim mudik dimulai
AKSES utama jalur Semarang-Purwodadi tepatnya di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, terputus total akibat tanggul jebol yang merusak badan jalan
KONDISI infrastruktur jalan di Kota Depok, Jawa Barat, sudah kian parah. Kerusakan jalan di Kota Depok bukan saja pada jalan negara.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved