Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Pemerintah Kebut Perbaikan Jalur Pantura dan Tol Trans Jawa Jelang Arus Mudik

Andhika Prasetyo
02/3/2026 07:03
Pemerintah Kebut Perbaikan Jalur Pantura dan Tol Trans Jawa Jelang Arus Mudik
ilustrasi(Antara)

Pemerintah mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di jalur strategis Pantai Utara (Pantura) hingga Tol Trans Jawa sebagai upaya memastikan kelancaran arus mudik 2026. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menyatakan langkah ini dilakukan sebagai respons atas tingginya mobilitas kendaraan di Pulau Jawa yang menjadi koridor utama pergerakan masyarakat saat mudik.

Di wilayah Pantura bagian barat, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI-Jawa Barat mempercepat penanganan kerusakan jalan, khususnya lubang di ruas jalan nasional. Perbaikan difokuskan agar kondisi jalan siap menghadapi lonjakan volume kendaraan saat puncak arus mudik.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa penanganan lubang jalan menjadi prioritas utama dan ditargetkan rampung sebelum puncak arus mudik.

“Dilaporkan ada sekitar 7.000 lubang, sekarang sudah turun drastis ke angka 2.500. Kami pastikan sebelum arus mudik, hampir seluruhnya sudah pothole-free (bebas lubang),” ujar Dody.

Dalam jangka pendek, perbaikan dilakukan melalui metode patching atau penambalan cepat guna menjaga kelancaran lalu lintas.

Sementara itu, dalam jangka menengah, Kementerian PU menyiapkan langkah lanjutan berupa pelapisan ulang (overlay) serta peningkatan konstruksi menjadi rigid pavement atau beton di sejumlah titik rawan agar ketahanan jalan lebih optimal.

Perhatian khusus juga diberikan pada ruas Pemalang–Pekalongan yang merupakan bagian penting dari koridor strategis Pantura dan dikenal memiliki mobilitas kendaraan tinggi, terutama kendaraan logistik dan angkutan umum.

“Ruas Pemalang-Pekalongan ini harus dipastikan dalam kondisi mantap dan aman dilalui masyarakat sebelum Lebaran.”



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya