Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KELUARGA korban kapal penangkap ikan Dewi Jaya 2 asal Pekalongan, Jawa Tengah, berharap korban hilang segera ditemukan dan korban selamat segera dipulangkan.
Kapal penangkap ikan Dewi Jaya 2 tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, akibat cuaca buruk. Kapal itu membawa 35 anak buah kapal (ABK) dari Pekalongan,
Saat melakukan pelayanan dari Muara Baru-Jakarta menuju Lombok baru 13 orang ditemukan, yakni 11 orang selamat dan dua meninggal dunia. Saat ini 22 lainnya masih dalam pencarian.
Baca juga : 5 Meninggal Akibat Kapal Penyeberangan Tenggelam Terhantam Ombak
"Kami berharap anggota keluarga kami segera dapat ditemukan, kami keluarga dari korban selalu menunggu kabar dari Sulawesi Selatan yang menjadi lokasi kecelakaan," kata Muhammad Iqbal, salah seorang anggota keluarga di Pekalongan.
Anggota keluarga bernama Achmad Irham Kholis, kata Iqbal, berdasarkan data diterima belum ditemukan dalam daftar ABK tang sudah berhasil diselamatkan. "Saya memohon, kepada yang terhormat Polairud dan tim SAR membantu pencarian adik saya bersama rekan-rekannya, mohon dibantu pencariannya, Pak," imbuhnya.
Selain berharap dan meminta bantuan ditemukan anggota keluarganya itu, Iqbal mengatakan sudah berkomunikasi dengan Takhmid Furdi, 30, salah seorang ABK selamat yang saat ini dirawat di Puskesmas Pasitallu, Desa Kayuadi, Kecamatan Taka Bonerate, Kabupaten Selayar yang memberitahu kemungkinan adiknya di suatu pulau.
Sementara itu berdasarkan data diterima Media Indonesia, 11 ABK ditemukan petugas selamat dan kini dirawat di sejumlah puskesmas di Sulawesi Selatan yakni Dian Kurniawan (Magelang), Amirullah (Kecamatan Wonokerto, Pekalongan). M Zaki Muntaha (Pekalongan), Waryen Derto (Gang 6 Jembatan Merah, Karanganyar, Pekalongan), dan Takhmid (Pekalongan).
Selain itu korban lain Amiluddin (Pekalongan), Adi Bagus Panuntun (Pekalongan), Septo Gubtoro (Pekalongan), Maulana Dwi Anggoro (Desa Warulor, Perumahan Balai Restu Agung RT 7, RW 4 Kecamatan Wira Desa Pekalongan), Sun Hen, kapten kapal dan Muzakkir Lakis, sementara itu dua korban meninggal hingga saat ini belum diketahui identitasnya. (Z-3)
Kerusakan jalan tidak hanya memicu kemacetan, tetapi juga telah memakan banyak korban kecelakaan, termasuk merenggut nyawa salah satu anggota keluarga kepolisian setempat.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Permintaan modifikasi cuaca tersebut didasari kekhawatiran banjir akan meluas di empat kecamatan di Kota Pekalongan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 4 Semarang masih membatalkan belasan perjalanan kereta api pada Senin (19/1).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta membatalkan 11 perjalanan kereta api yang dijadwalkan berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir pada Senin.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Pati Sudewo selama 40 hari terkait kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.
Pelaku diketahui memiliki utang yang menumpuk bahkan telah menggadaikan sepeda motor milik istrinya senilai Rp4 juta.
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
Data Pemerintah Kabupaten Tegal menunjukkan timbulan sampah mencapai 670,38 ton per hari. Namun, sampah yang berhasil diolah baru sekitar 5,3 persen.
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
Citiasia Inc. meresmikan Citiasia Nexus Hub Central Java di Kota Semarang sebagai bagian dari strategi memperkuat orkestrasi pengembangan smart city di Jawa Tengah dan wilayah sekitarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved