Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
INTENSITAS curah Hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (8/3) menyebabkan debit air di sejumlah anak sungai yang mengalir dari pegunungan mengalami peningkatan drastis sehingga tidak bisa digunakan kendaraan untuk melintas. Dampaknya akses warga mulai dari antardesa hingga antarkecamatan terputus.
Akibat curah hujan tinggi disertai derasnya aliran sungai tersebut, sebuah jembatan yang terletak di Desa Lewobele, Kecamatan Lewolema putus. Hal itu menyebabkan aktifitas warga lumpuh total.
Jembatan penghubung desa-desa di wilayah utara Kecamatan Lewolema putus akibat diterjang banjir dari gunung yang mengalir deras bercampur material batu dan kayu sejak Sabtu (9/3) sore.
Baca juga : Jembatan Bailey Rampung, Warga Adonara Kembali Beraktivitas
Untuk ke desa dan kota, warga harus memutar ratusan kilometer. Pihak BPBD Flores Timur langsung terjun ke lokasi dan melakukan identifikasi.
Plt Kalak BPBD Flores Timur, Achmat R. Duli, membenarkan jalan penghubung Lato Kawaliwu putus total. Dia mengaku plat beton jembatan itu jatuh dan tidak memungkinkan akses untuk kendaraan roda dua dan roda empat, lantaran gerusan air yang sangat besar.
Dia menambahkan BPBD Flotim siap berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Flores Timur untuk penanganan darurat.
"Kami meminta kepala desa mengimbau masyarakat agar saat kondisi masih hujan ini masyarakat jangan memaksa diri menyeberangi sungai tersebut," ungkapnya. (Z-1)
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Bentrokan warga pecah di Adonara Timur, Flores Timur (6/3/2026). 3 warga luka tembak senjata rakitan & sejumlah rumah terbakar akibat sengketa lahan.
ABB di Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan berkolaborasi bersama Happy Hearts Indonesia (HHI) melalui program “Water for All”.
GUBERNUR NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengungkap potensi dampak serius terhadap sekitar 9 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemprov NTT.
Ratusan jembatan itu dibangun untuk membantu masyarakat di daerah terdampak bencana dan wilayah-wilayah yang membutuhkan akses penghubung.
Seorang jenderal bintang empat memimpin langsung pembangunan jembatan, baik yang berukuran besar maupun jembatan kecil yang berada di desa-desa.
Untuk membangun jembatan permanen yang representatif, diperlukan anggaran mencapai Rp80 miliar. Sementara itu, kemampuan APBD Kabupaten Lampung Timur hanya Rp18,99 miliar.
Jembatan yang putus menghubungkan Dusun Mempiu Desa Cerucuk dengan Dusun Air Mungkui Desa Bulu Tumbang.
Hingga kini, akses tersebut belum dapat digunakan, sehingga warga setempat membuat jembatan darurat dari bambu untuk pejalan kaki dan sepeda motor.
Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya mengatakan progres kinerja Satuan Tugas (Satgas) Jembatan pada Presiden Prabowo Subianto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved