Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Proyek Jembatan Glempang Sungai Pedes Senilai Hampir Rp2 Miliar di Brebes Mangkrak

Supardji Rasban
08/1/2026 13:24
Proyek Jembatan Glempang Sungai Pedes Senilai Hampir Rp2 Miliar di Brebes Mangkrak
Ilustrasi(MI/SUPARDJI RASBAN)

PROYEK pembangunan Jembatan Glempang Sungai Pedes di Desa Kaligiri, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dihentikan sebelum selesai alias mangkrak. Proyek tersebut merupakan akses penghubung wilayah Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal.

Pembangunan jembatan dimulai pada 25 Agustus 2025 dan ditargetkan ramoung pada 24 Desember 2025. Namun, pekerjaan dihentikan pada 22 Desember 2025 dengan progres belum mencapai 70 persen.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan penghentian pekerjaan terjadi setelah hujan deras yang menyebabkan arus Sungai Pedes meningkat dan menggerus talud pengaman pondasi serta oprit jembatan. Peristiwa ambrolnya talud terjadi pada Minggu (21/12/2025) malam.

Dari papan informasi proyek di lokasi, pembangunan jembatan tersebut merupakan proyek Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak Rp1.932.409.909,00 dan pelaksana pekerjaan CV Kausa Utama.

Staf UPTD PU Wilayah Bumiayu, Mansur, membenarkan penghentian proyek. Pekerjaan dihentikan karena pihak pelaksana tidak mampu menyelesaikan pekerjaan dan kondisi waktu serta cuaca tidak memungkinkan untuk melanjutkan pembangunan.

"Jembatan Glempang sebelumnya putus pada awal 2025 akibat derasnya arus sungai," ujar Mansyur, Kamis (8/1/2026).

Mansyur menambahkan hingga kini, akses tersebut belum dapat digunakan, sehingga warga setempat membuat jembatan darurat dari bambu untuk pejalan kaki dan sepeda motor

"Iya mas, pelaksananya pasrah tidak mampu menyelesaikan. Waktu itu kondisi juga tidak memungkinkan untuk melanjutkan pekerjaan,” jelas Mansyur.

Diketahui, Jembatan Glempang vital bagi aktivitas warga. Jembatan ini menjadi akses utama warga Desa Dukuhbenda, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, yang sehari-hari bersekolah, berbelanja ke pasar, dan beraktivitas ekonomi di wilayah Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.

Sejak jembatan lama putus akibat banjir besar awal 2025 lalu dan proyek penggantinya kini mangkrak, kesulitan warga kian terasa. 

Warga setempat terpaksa membangun jembatan darurat dari bambu agar pejalan kaki dan sepeda motor tetap bisa melintas. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya